iklan Promo

Audiensi Kemenkum RI, Pemkab Jeneponto Dorong Potensi Lokal  Warisan Budaya

Jeneponto,PO – Perkuat fondasi ekonomi berbasis potensi Lokal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam rangka penguatan perlindungan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual (KI) daerah.

Hal ini yang di utarakan, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir saat menerima audiensi Jajaran Kementerian Hukum RI Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, di ruang rapat Bupati, Kamis, 26 Februari 2026.

Audiensi dipimpin oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kementerian Hukum RI Sulawesi Selatan, Denson Marihot dan dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jeneponto Muh. Basir, S.E., Kepala Bappeda H. Alfian Afandy Syam, S.T., M.T., Ph.D., Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi, serta sejumlah undangan terkait.

H. Paris Yasir menegaskan bahwa kekayaan intelektual bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk unggulan daerah. Salah satu fokus utama adalah Tenun Tope Jeneponto, sebagai warisan budaya yang sarat nilai historis dan kearifan lokal.

“Tenun Tope bukan hanya kain, tetapi identitas daerah. Sudah saatnya kita hadirkan perlindungan hukum melalui pendaftaran Indikasi Geografis agar para pengrajin memperoleh kepastian dan peningkatan kesejahteraan,” tegas Bupati Jeneponto.

Pihak Kanwil Kementerian Hukum RI Sulawesi Selatan menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah tersebut, sekaligus memaparkan sejumlah agenda strategis, antara lain rencana pembentukan Peraturan Daerah bermuatan Kekayaan Intelektual, pengajuan merek kolektif bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta penguatan perlindungan Indikasi Geografis untuk produk unggulan Jeneponto.

Audiensi ini menjadi momentum penting sinergi antara pemerintah daerah dan Pemerintah Pusat dalam menjadikan Kekayaan Intelektual sebagai motor penggerak ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan perlindungan yang kuat, produk Jeneponto diharapkan tidak hanya dikenal, tetapi juga diakui dan bernilai tinggi di pasar yang lebih luas.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama membangun Jeneponto yang lebih maju dan berdaya saing.

Firmansyah