BANTAENG – Pemerintah Desa Bonto Lojong Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng melaksanakan kegiatan Rembuk Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Tingkat Desa/Kelurahan Tahun 2021, yang bertempat di Aula Kantor Desa Bonto Lojong pada, Selasa 24 Agustus 2021.
Dihadiri Wakil Bupati Bantaeng H.Sahabudin sekaligus membuka acara tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Langkah pertama yang saya sampaikan tetap mematuhi protokol kesehatan, langkah kedua melakukan vaksinasi.
Membentuk Satgas Penanggulangan kemiskinan tingkat desa,” Ujar H.Sahabuddin
Menurutnya kata dia, agar supaya masyarakat yang termasuk kategori miskin dapat terpenuhi kebutuhan seperti Pangan, Sandang, Papan Pendidikan dan Kesehatan.
“Jadi yang patut diperhatikan oleh pemerintah adalah untuk mewujudkan masyarakat sejahtera lahir dan batin. Mari meningkatkan kesadaran kita, Mengayomi masyarakat miskin bagaimana supaya hidup sejahtera,” Imbuh Ketua Kadin Bantaeng ini.
Lebih lanjut Sahabuddin memaparkan bahwa Ketahanan Pangan mendapat penghargaan, salah satunya kabupaten Bantaeng dalam keadaan Kondisi Covid-19.
“Mari sama-sama memanfaatkan bantuan-bantuan yang masuk seperti PKH, BPNT, BLT, BST, dan sebagainya, Supaya Masyarakat dapat berubah dengan adanya bantuan-bantuan tersebut,” Tandasnya.
Penyebab kemiskinan yang paling menonjol tambah Sahabuddin, adalah tidak adanya pendidikan, maka dari itu mari kita selamatkan anak-anak kita supaya tetap melanjutkan pendidikannya,” Jelasnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua TKPKD Kabupaten Bantaeng, Ketua Satker Kabupaten Bantaeng beserta jajarannya, Rombongan Bappeda kabupaten Bantaeng, Kepala Desa Bonto Lojong, Sekretaris Desa,Kepala Dusun, RK,RT, Kapolsek Uluere beserta anggotanya.
Ditempat yang sama Kepala Desa Bonto Lojong Muhammad Tamrin SE berharap kepada semua pihak untuk bersama sama mendorong pada langkah Rembuk Penanggulangan Kemiskinan di Tingkat Desa dan Kelurahan.
“Saya berharap dengan langka ini adalah bagian dari percepatan untuk menekan angka kemiskinan. Untuk itu pentingnya semua pihak dalam pelibatan Rembuk Penanggulangan Kemiskinan di Tingkat Desa,” Pungkas Tamrin
