iklan Promo

Sambut Tahun Ajaran 2026/2027, Kolaborasi Lintas Sektor di Bulukumba Dorong Pendidikan Dasar dan Kompetitif

BULUKUMBA,PO – Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, sinergi lintas sektor antara pemerintah, sekolah, media, dan masyarakat mulai diperkuat guna mendorong terciptanya pendidikan dasar yang lebih berkualitas, adaptif, dan berdaya saing. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern sekaligus memperkuat karakter generasi muda sejak dini.

Kepala SD Negeri 24 Salemba kecamatan ujungbulu, Hafsah Said saat silaturahmi disalah satu Kedai Kopi , Rabu ( 13/05/2026 ) menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, kerja sama antarlembaga melalui peran media dan partisipasi publik menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.

“Kolaborasi lintas sektor melalui media menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya pendidikan dasar yang berkualitas. Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar sekolah mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan ramah anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, media memiliki posisi penting sebagai sarana edukasi publik sekaligus jembatan komunikasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan.

Hal senada disampaikan PLT Kepala SD Negeri 182 Dannuang Kecamatan ujungloe, Isma Rahayu. Ia menilai kesiapan menghadapi tahun ajaran baru tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi dan fasilitas sekolah, tetapi juga penguatan kolaborasi seluruh unsur pendidikan demi menciptakan proses belajar yang lebih efektif dan berkualitas.

“Pendidikan yang berkualitas lahir dari kebersamaan dan kepedulian semua pihak. Kami berharap momentum tahun ajaran baru ini menjadi semangat bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, kedisiplinan, serta pembentukan karakter siswa,” kata Isma Rahayu.

Ia juga berharap dukungan media dapat terus membantu mempublikasikan berbagai program positif sekolah sehingga mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung dunia pendidikan.

Sementara itu, praktisi media Saiful Alief Subarkah yang akrab disapa SAS, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang maju dan terbuka terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dasar.

“Media memiliki peran strategis dalam memperkuat literasi publik dan membangun optimisme masyarakat terhadap dunia pendidikan. Sinergi antara sekolah, pemerintah, dan media harus terus diperkuat agar berbagai program pendidikan dapat diketahui luas dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Melalui semangat kolaborasi tersebut, sekolah-sekolah dasar diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan di tengah perkembangan global yang semakin kompetitif.Is