MAKASSAR,PO – Program Studi Magister Kesehatan (M.Kes) Pascasarjana Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar menjalani Asesmen Lapangan (AL) dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) sebagai bagian dari proses penilaian akreditasi dengan target meraih predikat Unggul.
Kegiatan asesmen berlangsung di Kampus IV Pascasarjana UIT, Jalan Rappocini Raya Makassar, pada 16 hingga 19 Juni 2026. Tim asesor yang ditugaskan terdiri atas Prof. Dr. Drs. Sutanto Priyo Hastono, M.Kes dari Universitas Indonesia (UI) dan Prof. Dr. dr. S.A. Nugraheni, M.Kes dari Universitas Diponegoro (Undip).
Rektor UIT, Dr. Abdul Rahman, S.Pt., SE., MM., M.Kes, menyambut langsung kedatangan tim asesor dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran mereka dalam melakukan penilaian terhadap Prodi Magister Kesehatan.
Menurutnya, asesmen lapangan merupakan momentum penting bagi UIT untuk mendapatkan masukan, evaluasi, serta rekomendasi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola program studi.
“Masukan dari tim asesor sangat kami harapkan sebagai bagian dari upaya perbaikan dan pengembangan program studi ke depan. Kami ingin Prodi Magister Kesehatan terus berkembang dan mampu memenuhi standar mutu pendidikan tinggi yang ditetapkan,” ujarnya.
Abdul Rahman juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir UIT terus melakukan berbagai pembenahan, baik pada aspek akademik, penjaminan mutu, sarana dan prasarana, maupun pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Upaya tersebut dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing institusi.
“Perbaikan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Alhamdulillah, berbagai capaian positif mulai terlihat berkat kerja sama seluruh sivitas akademika,” katanya.
Sementara itu, Ketua Prodi Magister Kesehatan UIT, Dr. H. Moh. Basri, SKM., M.Kes, berharap asesmen lapangan dapat berjalan lancar dan menghasilkan penilaian terbaik bagi program studi yang dipimpinnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses persiapan asesmen, mulai dari yayasan, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni hingga para stakeholder.
“Kami berharap seluruh proses asesmen berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang sesuai dengan harapan bersama. Dukungan semua pihak menjadi kekuatan utama dalam pengembangan program studi ini,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua Tim Asesor, Prof. Dr. Drs. Sutanto Priyo Hastono, M.Kes, menjelaskan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian dari mekanisme penjaminan mutu pendidikan tinggi yang bertujuan memastikan standar yang ditetapkan telah diterapkan secara optimal.
Menurutnya, tim asesor bertugas melakukan verifikasi, validasi, dan observasi terhadap berbagai data serta dokumen yang telah disampaikan sebelumnya oleh program studi.
“Kehadiran kami untuk memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan pendidikan, tata kelola program studi, serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi berjalan sesuai standar yang ditetapkan,” jelasnya.
Senada dengan itu, Prof. Dr. dr. S.A. Nugraheni, M.Kes menyampaikan bahwa asesmen bukan semata proses penilaian, tetapi juga menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman untuk mendorong peningkatan kualitas institusi pendidikan.
Ia berharap seluruh civitas akademika dapat mengikuti proses asesmen dengan santai dan terbuka sehingga kegiatan dapat berlangsung efektif dan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif.
“Kami ingin memberikan masukan yang terbaik demi kemajuan Universitas Indonesia Timur. Harapan kami, UIT terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, bermanfaat, dan bermartabat,” tuturnya.
Asesmen lapangan tersebut turut dihadiri Dewan Pengawas UIT H. Ambo Asse, jajaran wakil rektor, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Abd. Wahid Wahab, M.Sc, para dekan, ketua lembaga, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta berbagai pemangku kepentingan yang mendukung pengembangan Program Studi Magister Kesehatan UIT.
(Humas UIT)








