iklan Promo

Mendagri Dorong Percepatan Pemanfaatan Dana Pemulihan Bencana di Wilayah Sumatera

JAKARTA,PO – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kembali mengingatkan pemerintah daerah yang terdampak bencana di wilayah Sumatera untuk segera mempercepat realisasi penggunaan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) serta bantuan hibah daerah. Langkah tersebut dinilai penting guna mendukung percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang kini memasuki tahap pemulihan.

Mendagri menjelaskan, pemerintah pusat sebelumnya telah mengalokasikan tambahan TKD sebesar Rp10,64 triliun kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat. Penyaluran anggaran tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus memperkuat ketahanan daerah.

Menurut Tito, dana tambahan tersebut harus dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran. Pemerintah daerah yang terdampak secara langsung diharapkan memprioritaskan penggunaan anggaran untuk pemulihan infrastruktur publik yang mengalami kerusakan, termasuk fasilitas pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat.

Sementara itu, daerah yang tidak terdampak secara langsung juga didorong untuk memanfaatkan tambahan anggaran tersebut guna memperkuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Tito turut mengapresiasi sejumlah pemerintah daerah yang menunjukkan solidaritas antardaerah dengan menyalurkan hibah kepada wilayah yang masih membutuhkan dukungan pemulihan. Daerah tersebut antara lain Pemerintah Kota Medan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Pemerintah Kota Padang, serta Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.

“Semangat gotong royong dan kepedulian antardaerah seperti ini menjadi modal penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta memperkuat ketahanan nasional menghadapi berbagai risiko kebencanaan,” ujarnya Rabu 17 Juni 2026.

Berdasarkan laporan Satgas Pemulihan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera, hampir seluruh bantuan hibah yang dialokasikan telah berhasil disalurkan ke rekening penerima. Namun demikian, masih terdapat satu bantuan hibah yang belum terealisasi, yakni hibah dari Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Karena itu, Mendagri meminta Pemerintah Kabupaten Gayo Lues segera menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan agar proses pencairan dapat segera dilakukan dan dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana di daerah tersebut.

Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat agar seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan sesuai target, sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalankan aktivitas secara normal dan roda perekonomian daerah dapat pulih lebih cepat.

(Sumber: Kementerian Dalam Negeri/Satgas PRR Sumatera)