iklan Promo

GIGI SELATAN, Terobosan Puskesmas Bissappu untuk Generasi Bebas Stunting

BANTAENG,PO – Upaya pencegahan stunting tidak hanya dimulai setelah seorang anak lahir, tetapi sejak masih berada dalam kandungan. Berangkat dari pemahaman tersebut, UPT Puskesmas Bissappu menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan bertajuk GIGI SELATAN (Gigi ta Sehat, Lahiran ta’ Aman) sebagai langkah nyata meningkatkan kesehatan ibu hamil sekaligus mencegah risiko stunting sejak dini.

Inovasi yang digagas UPT Puskesmas Bissappu di bawah kepemimpinan Kepala Puskesmas, Fitriani Ramli, S.Tr.Keb, ini menitikberatkan pada keterkaitan antara kesehatan gigi dan mulut ibu hamil dengan kesehatan janin yang sedang dikandung.

Sabtu (30/5/2026), bertempat di Aula Pertemuan Puskesmas Bissappu, dilaksanakan kegiatan Pendampingan Penguatan Inovasi GIGI SELATAN yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas bersama tim lintas profesi yang terdiri atas dokter, dokter gigi, bidan, perawat, apoteker, tenaga kesehatan masyarakat, serta tenaga penunjang lainnya.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat implementasi inovasi yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan ibu hamil dengan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh.

Selama ini, keluhan gigi dan gusi pada ibu hamil kerap dianggap sebagai masalah ringan. Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa infeksi gigi dan mulut yang tidak ditangani dengan baik dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), hingga stunting pada anak.

Melalui inovasi GIGI SELATAN, setiap ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilannya tidak hanya mendapatkan pelayanan kebidanan, tetapi juga menjalani skrining kesehatan gigi dan mulut melalui sistem rujukan internal yang terintegrasi. Pemeriksaan tersebut meliputi deteksi dini, edukasi kesehatan gigi, hingga penanganan apabila ditemukan masalah kesehatan rongga mulut.

Sebagai bentuk pemantauan berkelanjutan, dokter gigi memberikan penanda khusus berupa stiker berwarna pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Stiker hijau menandakan kondisi gigi dan mulut yang sehat. Stiker kuning diberikan kepada ibu hamil yang mengalami karies atau gigi berlubang. Stiker oranye menunjukkan adanya radang gusi kehamilan (pregnancy gingivitis), sedangkan stiker merah menjadi penanda bagi ibu hamil yang mengalami epulis gravidarum atau benjolan pada gusi selama masa kehamilan.

Sistem penandaan ini bukan sekadar simbol warna, melainkan menjadi alat pemantauan dan peringatan dini yang memudahkan tenaga kesehatan dalam mengawasi kondisi ibu hamil hingga proses persalinan.

“Kami ingin memastikan setiap ibu hamil memperoleh pelayanan yang komprehensif. Kesehatan gigi dan mulut sering kali luput dari perhatian, padahal memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi,” ujar salah satu tim pelaksana kegiatan.

Inovasi GIGI SELATAN juga selaras dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang menekankan pentingnya intervensi sejak masa kehamilan sebagai langkah strategis menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Kegiatan penguatan inovasi ini turut mendapat pendampingan dari Pendamping Inovasi Kabupaten, Abd. Rahman Ramlan, serta Ady Kasim selaku penanggung jawab inovasi daerah dari Bapperida Kabupaten Bantaeng. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kepala UPT Puskesmas Bissappu, Fitriani Ramli, S.Tr.Keb, berharap inovasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan.

“Sering kali perhatian kita terfokus pada pertumbuhan anak setelah lahir, padahal pencegahan stunting dimulai jauh sebelumnya, yakni sejak masa kehamilan. Kesehatan seorang ibu, termasuk kesehatan gigi dan mulutnya, menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas,” ujarnya.

Melalui inovasi GIGI SELATAN, UPT Puskesmas Bissappu ingin menyampaikan pesan bahwa upaya mencegah stunting tidak selalu harus dimulai dari program yang besar. Terkadang, langkah sederhana seperti pemeriksaan gigi secara rutin, edukasi kesehatan, dan kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil dapat menjadi awal lahirnya generasi unggul di masa depan.

Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan yang inovatif, Puskesmas Bissappu terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, lebih menyeluruh, dan lebih berdampak bagi masyarakat.

Humas PKM Bissappu