BANTAENG,PO– Sebagai upaya meningkatkan status kesehatan dan mencegah gangguan pertumbuhan pada anak, UPT Puskesmas Baruga melaksanakan kegiatan pemantauan tumbuh kembang pada bayi yang mengalami masalah gizi di Dusun Mawang, Desa Papanloe, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan mendeteksi secara dini masalah gizi serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi melalui pengukuran berat badan (BB) dan tinggi badan (TB). Pemantauan rutin dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan bayi dapat terpantau dengan baik dan memperoleh penanganan yang sesuai.
Petugas kesehatan, Kasrina, S.KM., melakukan pengukuran antropometri sebagai dasar dalam menentukan klasifikasi status gizi bayi. Hasil pengukuran kemudian digunakan untuk menetapkan langkah intervensi yang tepat sesuai kebutuhan masing-masing anak.
Selain melakukan penilaian status gizi, petugas juga memberikan intervensi gizi berupa susu PKMK berdasarkan rekomendasi dan resep dokter anak. Pemberian intervensi ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bayi sehingga pertumbuhan dan perkembangannya dapat berlangsung secara optimal.
Kepala UPT Puskesmas Baruga, Hj. Andi Nurwahidah, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa pemantauan tumbuh kembang merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan stunting dan perbaikan status gizi anak.
“Pemantauan secara berkala memungkinkan tenaga kesehatan mendeteksi masalah sejak dini sehingga intervensi dapat diberikan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Iksan, menegaskan pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan dan keluarga dalam mendukung perbaikan status gizi anak.
“Keberhasilan penanganan masalah gizi tidak hanya bergantung pada intervensi kesehatan, tetapi juga dukungan keluarga dalam memastikan asupan nutrisi dan pola pengasuhan yang baik bagi anak,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan bayi yang mengalami masalah gizi dapat memperoleh penanganan yang optimal sehingga tumbuh kembangnya berjalan dengan baik dan terhindar dari risiko gangguan kesehatan di masa mendatang.
Humas PKM Baruga








