BANTAENG,PO – Sebagai upaya mendukung deteksi dini gangguan kesehatan pada bayi baru lahir, UPT Puskesmas Loka melaksanakan kegiatan pengambilan sampel Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada seorang bayi baru lahir di Desa Jenetallasa, Kabupaten Jeneponto, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Bidan Puskesmas Loka sebagai bagian dari pelayanan kesehatan neonatal untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya gangguan hipotiroid kongenital pada bayi. Deteksi dini sangat penting dilakukan karena kelainan ini dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak apabila tidak ditangani sejak awal.
Kepala UPT Puskesmas Loka, Sartika, SKM., MKM., menjelaskan bahwa pengambilan sampel SHK merupakan salah satu layanan penting dalam pemantauan kesehatan bayi baru lahir.
“Skrining Hipotiroid Kongenital bertujuan mendeteksi gangguan hormon tiroid sejak dini sehingga bayi yang terindikasi dapat segera memperoleh penanganan yang tepat dan tumbuh berkembang secara optimal,” ujarnya.
Pengambilan sampel dilakukan terhadap bayi baru lahir yang merupakan warga Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, dan sementara berada di rumah orang tuanya di Desa Jenetallasa, Kabupaten Jeneponto. Meskipun berada di luar wilayah kerja puskesmas, pelayanan tetap diberikan sebagai bentuk komitmen tenaga kesehatan dalam memastikan setiap bayi memperoleh hak pelayanan kesehatan dasar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Iksan, mengapresiasi dedikasi tenaga kesehatan yang terus memberikan pelayanan hingga menjangkau masyarakat di luar wilayah administratif.
“Pelayanan kesehatan bayi baru lahir merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Karena itu, deteksi dini melalui skrining harus terus diperkuat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh bayi baru lahir dapat memperoleh layanan skrining kesehatan secara optimal sehingga setiap potensi gangguan kesehatan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin demi mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan berkualitas.
Abhy








