Bantaeng,PO — Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui tim pendamping inovator mengikuti kegiatan Final Review dan Early Submission formulir Guangzhou International Award for Urban Innovation 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini merupakan tahapan krusial dalam proses seleksi ajang inovasi tingkat internasional, yang berfokus pada penelaahan akhir proposal serta pendampingan pengisian formulir pendaftaran agar sesuai dengan standar penilaian global.

Di Kabupaten Bantaeng, kegiatan diikuti secara daring dari Cafe Paradishe oleh sejumlah pendamping inovator, di antaranya Tenaga Ahli Inovasi Bappeda Bantaeng, Dr. Rahman Ramlan; Ketua Klinik Inovasi Dinas Kesehatan, H. Iwan; Tim Inovasi Bappeda, Supriadi Kasim; serta perwakilan Bagian Organisasi, Fatmawati.



Selain itu, inovator Skuad Sehat dari UPT Puskesmas Kota Bantaeng turut berpartisipasi secara daring bersama peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, perwakilan inovator Bantaeng juga hadir langsung di Jakarta, yakni inovator Peduli Kasi dari UPT Puskesmas Loka, Fitriana, SKM, yang mengikuti kegiatan di Harris Suites fX Sudirman, Jakarta Pusat, sebagai lokasi resmi pelaksanaan pendampingan.
Berdasarkan surat resmi KemenPAN-RB, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap proposal inovasi yang diajukan memenuhi kriteria internasional, baik dari aspek substansi, dampak, maupun keberlanjutan, sehingga memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi.
Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu daerah yang difasilitasi dalam proses ini bersama sejumlah pemerintah daerah lainnya, sebagai bagian dari upaya mendorong inovasi pelayanan publik yang telah berprestasi di tingkat nasional agar mampu bersaing di kancah global.
Melalui keikutsertaan ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ajang inovasi perkotaan dunia.
Abhy








