BANTAENG,PO – Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Bantaeng mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Setelah melewati babak kualifikasi, kontingen petanque Bantaeng kini bersiap membawa nama daerah dan bersaing memperebutkan medali di Kabupaten Wajo.
Pada ajang olahraga tingkat provinsi yang digelar di Kabupaten Bone dan Wajo tersebut, seluruh pertandingan cabang olahraga (cabor) petanque akan dipusatkan di Wajo.
Ketua FOPI Kabupaten Bantaeng, Suardi Amran, S.Ag., yang akrab disapa Pak Ustadz, menyatakan optimistis terhadap peluang atlet binaannya untuk meraih prestasi. Ia menilai seluruh nomor yang diikuti memiliki potensi menyumbangkan medali apabila didukung persiapan yang maksimal dan mental bertanding yang kuat.
Menurut Suardi, target awal yang ingin dicapai adalah membawa seluruh tim menembus babak semifinal. Target tersebut menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh dalam perebutan medali sekaligus membuktikan kemampuan atlet petanque Bantaeng di tingkat provinsi.
Dalam Porprov XVIII Sulawesi Selatan, FOPI Bantaeng akan mengikuti empat nomor pertandingan, yakni Shooting Women, Double Women, Triple Women, dan Triple Mix A.
Berikut daftar atlet yang dipersiapkan:
1. Shooting Women
Andi Shita Elyana, S.Pd., M.Pd., Gr.
2. Double Women
Jumriani, S.Pd.
Andi Shita Elyana, S.Pd., M.Pd., Gr.
3. Triple Women
Fitri Handayani
Nurmalia, S.Pd., M.Pd., Gr.
Elis Afdiani, S.Pd.
Andi Anggi Az Zahrah
4. Triple Mix A
Muhammad Yusri, S.Pd.
Syamsul Ramadan, S.Pd., Gr.
Elis Afdiani, S.Pd.
Fitri Handayani
Komposisi atlet tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing Bantaeng di setiap nomor. Kesiapan tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kedisiplinan berlatih, konsistensi teknik, dan kemampuan menjaga performa ketika menghadapi tekanan pertandingan.

Dari empat nomor yang diikuti, Double Women dan Triple Mix A menjadi dua nomor yang paling diharapkan mampu memberikan hasil terbaik bagi kontingen Bantaeng.
Suardi menjelaskan, peluang meraih medali tetap terbuka pada seluruh nomor. Namun, berdasarkan pengamatan selama babak kualifikasi, kedua nomor tersebut dinilai memiliki prospek yang menjanjikan untuk bersaing dalam perebutan prestasi.
Meski demikian, optimisme harus dibarengi dengan kerja keras dan evaluasi berkelanjutan. Setiap atlet dituntut menjaga kondisi fisik, meningkatkan ketepatan lemparan, mempertajam konsentrasi, serta membangun komunikasi dan kekompakan tim.
Dalam olahraga petanque, kemampuan mengarahkan bola sedekat mungkin ke sasaran bukan satu-satunya penentu kemenangan. Atlet juga harus mampu membaca situasi, memperhitungkan strategi lawan, mengendalikan emosi, dan mengambil keputusan secara tepat di bawah tekanan.
“Karena itu, kesiapan mental dan ketenangan menjadi bagian penting yang harus dibangun selama masa persiapan. Kemampuan teknis yang baik akan semakin berarti apabila didukung disiplin, fokus, dan semangat pantang menyerah,” Jumat 30 Oktober 2026.
Menjelang pertandingan di Kabupaten Wajo, Suardi berharap masyarakat Bantaeng turut memberikan doa dan dukungan kepada seluruh atlet yang akan berjuang membawa nama daerah.
Dukungan masyarakat dinilai menjadi sumber motivasi bagi atlet untuk tampil percaya diri, menjaga semangat, dan memberikan kemampuan terbaik sepanjang kompetisi.
Ia juga mengingatkan para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, serta menjaga nama baik Kabupaten Bantaeng, baik di dalam maupun di luar arena pertandingan.
“Kami optimistis seluruh atlet memiliki potensi untuk meraih medali. Target kami, semua tim bisa menembus semifinal dan berjuang maksimal untuk meraih hasil terbaik. Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Bantaeng agar atlet kami dapat bertanding dengan kekuatan, semangat, dan konsentrasi maksimal serta membawa pulang prestasi yang membanggakan,” harap Suardi.
Keikutsertaan FOPI Bantaeng dalam Porprov XVIII Sulawesi Selatan bukan sekadar upaya mengejar medali, melainkan juga kesempatan untuk mengukur hasil pembinaan atlet, meningkatkan pengalaman bertanding, dan memperkuat fondasi prestasi petanque di daerah.
Perjalanan menuju podium membutuhkan lebih dari sekadar kepercayaan diri. Disiplin latihan, evaluasi, kekompakan, ketahanan mental, serta dukungan berbagai pihak menjadi unsur penting dalam membangun atlet yang kompetitif.
Dengan persiapan yang terarah dan semangat juang yang tinggi, FOPI Bantaeng berharap mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Petanque Bantaeng: Satu Tekad, Satu Semangat, Berjuang untuk Prestasi dan Mengharumkan Nama Daerah!
Amin
Editor : Hendri









