VLADIVOSTOK,PO — Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Kamis (3/9/2026). Pertemuan bilateral itu berlangsung sebelum Prabowo menjadi pembicara utama di Eastern Economic Forum EEF ke-11.
Dalam jamuan santap siang, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama strategis Indonesia-Rusia di berbagai sektor.
Mulai dari energi, minyak dan gas, perikanan, pertanian, ekonomi, pendidikan tinggi, hingga kerja sama kosmonautika dan pertukaran teknologi.

Putin menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra kunci Rusia di Asia-Pasifik. Volume perdagangan kedua negara tercatat naik 12 persen pada tahun lalu.
“Hubungan kita sudah lebih dari lima dasawarsa. Tahun lalu kita naikkan menjadi kemitraan strategis. Ini harus kita isi dengan kerja sama konkret,” ujar Putin.
Prabowo menekankan pentingnya konektivitas dan kerja sama maritim. Sebagai dua negara yang sama-sama berada di kawasan Pasifik, ia menilai kolaborasi di bidang pelayaran dan logistik harus diperkuat.
Kerja sama ekonomi juga kian menguat. Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas yang dinilai membuka peluang baru bagi ekspor RI.
“Kami ingin kemitraan ini memberi manfaat langsung bagi rakyat kedua negara,” tegas Prabowo.
Usai pertemuan, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato kunci di EEF yang dihadiri para pemimpin dan pelaku usaha dari kawasan Asia-Pasifik.
Setkab RI
Editor : Tim Redaksi









