iklan Promo

Rumah Kadus Dibobol Siang Bolong, Rp12 Juta Raib

JENEPONTO,PO — Aksi pencurian menyasar rumah warga saat ditinggal pemilik kembali terjadi di Kabupaten Jeneponto. Kali ini, rumah Kepala Dusun, Jasman, di wilayah Bonto Langga, Desa Tino, Kecamatan Taroang, dibobol pencuri pada Kamis (20/8/2026).

Pelaku diduga masuk dengan cara merusak atau mencungkil pintu rumah. Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp12 juta yang disimpan korban di dalam celengan.

Jasman mengaku baru mengetahui rumahnya dibobol setelah kembali dari rumah mertuanya. Setibanya di rumah, ia mendapati sejumlah bagian rumah dalam kondisi berantakan.

“Waktu kejadian saya sedang berada di rumah mertua. Setelah pulang, saya melihat rumah sudah berantakan. Uang dalam celengan sekitar Rp12 juta juga sudah hilang,” ujar Jasman.

Menurut korban, kejadian tersebut bukan kali pertama rumahnya diduga menjadi sasaran pencurian. Ia mengaku beberapa kali menemukan bekas cungkilan pada pintu ketika rumah sedang ditinggalkan.

“Saya sudah sering menemukan pintu rumah ada bekas cungkilan saat sedang tidak ada di rumah. Sepertinya pelaku sudah mengetahui situasi rumah kami,” katanya.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Ia berharap aparat segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

Dugaan bahwa pelaku mengetahui kondisi rumah korban juga menjadi perhatian warga. Pasalnya, aksi pencurian dilakukan pada siang hari ketika pemilik rumah sedang tidak berada di tempat.

Peristiwa tersebut sontak menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar. Warga berharap kepolisian segera mengungkap kasus tersebut sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat dapat kembali terjamin.

“Kami berharap pihak berwajib segera mengungkap pelakunya agar kami bisa kembali merasa aman dan nyaman di lingkungan ini,” harap seorang warga.

Polisi diharapkan dapat melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengidentifikasi jejak pelaku dan mengumpulkan keterangan dari korban maupun warga sekitar untuk mengungkap kasus tersebut.

Editor : Amin