Bantaeng, PO – UPT Puskesmas Kassi-Kassi menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Biangloe sebagai bagian dari upaya memperkuat advokasi kesehatan di tingkat desa. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Biangloe ini dihadiri langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Kassi-Kassi, Bdn. Yuliana, SKM, bersama petugas Promosi Kesehatan (Promkes).
Dalam forum Musdes tersebut, Puskesmas Kassi-Kassi menyampaikan advokasi kepada pemerintah desa agar program-program prioritas kesehatan mendapat dukungan melalui kebijakan desa maupun pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian dalam advokasi tersebut meliputi pencegahan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, perbaikan sanitasi lingkungan, serta penguatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Kepala UPT Puskesmas Kassi-Kassi, Bdn. Yuliana, SKM, menegaskan bahwa forum Musdes merupakan momentum penting untuk menyelaraskan program pembangunan desa dengan kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Pembangunan kesehatan membutuhkan dukungan semua pihak. Melalui Musdes ini kami berharap program-program kesehatan dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan desa sehingga pelaksanaannya lebih optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. Andi Iksan, mengapresiasi keterlibatan aktif UPT Puskesmas Kassi-Kassi dalam forum perencanaan pembangunan desa.
“Musyawarah Desa menjadi ruang strategis untuk menyinergikan program kesehatan dengan pembangunan desa. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan puskesmas terus diperkuat agar berbagai program prioritas kesehatan dapat didukung melalui kebijakan dan penganggaran desa demi mewujudkan masyarakat Bantaeng yang lebih sehat,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam Musdes ini, UPT Puskesmas Kassi-Kassi menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi lintas sektor guna mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Abhy
Editor : Hendri









