iklan Promo

Takalar Selaraskan Program Agroekologi dengan Agenda Nasional

MAKASSAR,PO – Pemerintah Kabupaten Takalar memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya mempercepat implementasi program pembangunan hijau dan adaptasi perubahan iklim. Langkah tersebut ditandai dengan pembahasan kerja sama antara Pemkab Takalar dan Kemitraan Agroekologi yang berlangsung di Makassar, Kamis (25/6/2026).

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa pengembangan desa berbasis agroekologi akan diarahkan agar sejalan dengan berbagai program prioritas pemerintah pusat, khususnya yang dijalankan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Desa, dan Kementerian Pertanian.

Melalui pendekatan tersebut, Takalar berupaya menghadirkan model pembangunan yang mengintegrasikan penguatan ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan hidup, dan peningkatan kapasitas masyarakat desa dalam satu ekosistem program yang saling mendukung.

Untuk memperkuat pelaksanaannya, Pemkab Takalar juga akan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan serta Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPI-KHL) Wilayah Sulawesi.

Keterlibatan berbagai lembaga tersebut diharapkan mampu memperkuat pendampingan teknis, pengawasan program, serta mendorong percepatan implementasi berbagai kebijakan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di daerah.

Daeng Manye menilai kolaborasi multipihak menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Setelah seluruh tahapan persiapan selesai, program akan dilanjutkan dengan mekanisme pemantauan mandiri guna mengukur dampaknya terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca dan peningkatan kualitas lingkungan.

Melalui langkah tersebut, Takalar menargetkan diri menjadi salah satu daerah percontohan pembangunan hijau dan pertanian berkelanjutan di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap agenda pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan.

Rdks