iklan Promo

Presiden Prabowo: Petani dan Nelayan Pilar Utama Ketahanan Bangsa

GORONTALO,PO – Presiden menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Di hadapan ribuan petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia, Presiden menyampaikan bahwa sektor pertanian dan perikanan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi fondasi penting bagi pembangunan bangsa.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa cita-cita utama kemerdekaan Indonesia adalah menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat. Karena itu, setiap kebijakan pembangunan harus mampu memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kesejahteraan, akses pendidikan yang lebih luas, layanan kesehatan yang berkualitas, serta kesempatan hidup yang lebih layak bagi masyarakat.

Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya mewujudkan swasembada pangan sebagai salah satu pilar utama kemandirian bangsa. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan hasil positif dan memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika serta tantangan global yang semakin kompleks.

Selain ketahanan pangan, Presiden menyoroti pentingnya memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi sumber daya dalam negeri. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan pemerintah adalah peluncuran bahan bakar B50 pada Juli mendatang sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor energi sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi berbasis sumber daya nasional.

“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri dan memiliki kemandirian energi,” tegas Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada para petani, nelayan, buruh, ulama, santri, prajurit TNI, anggota Polri, serta Aparatur Sipil Negara yang selama ini berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional.

Presiden meyakini bahwa persatuan, gotong royong, dan kerja sama seluruh elemen bangsa merupakan modal utama untuk mewujudkan Indonesia yang semakin maju, mandiri, kuat, dan sejahtera.

PENAS Petani dan Nelayan XVII menjadi ajang nasional yang mempertemukan para pelaku sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengalaman, memperkuat kemitraan, serta mendorong inovasi guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : Setkab RI