JAKARTA,publikasionline.id – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menegaskan dukungan penuh terhadap langkah evaluasi dan pembenahan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menerima audiensi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, beserta jajarannya di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 10 Juni 2026 kemarin.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus berbagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, dan kualitas layanan program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan itu, Dudung menegaskan bahwa evaluasi dan pembenahan program merupakan bagian penting untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok penerima manfaat lainnya.
Fokus perbaikan yang dibahas meliputi validasi ulang data penerima manfaat, penataan dan optimalisasi dapur operasional, peningkatan kualitas layanan distribusi makanan bergizi, serta penguatan sistem pengawasan dan monitoring di lapangan.
Menurutnya, pengelolaan program yang baik harus didukung oleh tata kelola yang transparan, profesional, dan terukur agar setiap anggaran negara yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat.
“Program prioritas Presiden harus berjalan efektif, akuntabel, dan berdampak nyata. Karena itu, evaluasi secara berkala dan penguatan pengawasan menjadi langkah penting untuk memastikan tujuan program dapat tercapai dengan baik,” tegas Dudung.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional terus melakukan berbagai upaya penyempurnaan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis guna menjawab tantangan yang muncul di lapangan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas manfaat program bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Melalui sinergi antara KSP, Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan semakin optimal dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Sumber : KSP








