iklan Promo
Daerah  

Lonjakan Kasus Suspek Campak di Takalar Capai 186 Orang, Dinkes Imbau Waspada

TAKALAR — Kasus suspek campak di Kabupaten Takalar mengalami lonjakan signifikan sepanjang Januari hingga Maret 2026. Total kasus tercatat mencapai 186 orang, angka yang meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang nyaris nihil kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr. Nilal Fauziah, mengungkapkan data tersebut saat ditemui di kantornya, Selasa (14/04/2026). Ia menyebutkan, sebagian besar kasus berasal dari dua rumah sakit rujukan di wilayah tersebut.

“Jumlah kasus suspek campak Januari sampai Maret 2026 di RS Padjonga Daeng Ngalle totalnya 118 kasus. Sementara di RS Maryam Citra Medika tercatat 68 kasus,” jelasnya, didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Hajil Muhammad.

Adapun rincian pasien di RS Padjonga Daeng Ngalle meliputi 81 kasus dari Takalar, 20 kasus dari Jeneponto, dan 16 kasus dari Gowa. Sementara di RS Maryam Citra Medika, tercatat 30 kasus dari Takalar, 27 kasus dari Gowa, serta 11 kasus dari Jeneponto.

Hajil Muhammad menegaskan, tren peningkatan kasus tahun ini sangat mencolok jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Untuk tahun 2025 itu tidak ada kasus seperti ini,” tegasnya.

Ia menjelaskan, tingginya jumlah pasien tidak hanya berasal dari Takalar, tetapi juga dari kabupaten tetangga seperti Jeneponto dan Gowa. Faktor kedekatan jarak dan wilayah perbatasan menjadi penyebab utama.

Melihat kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Takalar akan memperketat langkah pengawasan, termasuk pemantauan kasus, pelacakan kontak, serta pencatatan data untuk memastikan penanganan berjalan efektif.