Bantaeng,PO — UPT Puskesmas Kassi-Kassi melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan kerja bagi pekerja/industri informal di Dusun Bunga Biraeng, Desa Lumpangan, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya higiene, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta penerapan ergonomi kerja guna mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK).
Edukasi dilaksanakan oleh petugas Kesehatan Kerja (Kesker) dengan memberikan pemahaman langsung di lokasi kerja. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan kerja, penggunaan APD sesuai jenis pekerjaan, serta posisi kerja yang benar untuk mencegah cedera otot dan tulang.
Kepala UPT Puskesmas Kassi-Kassi, Bdn Marwanty Kamaruddin, S.ST., M.M, menegaskan bahwa sektor informal memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi sehingga perlu pendampingan dan edukasi berkelanjutan.
“Pekerja informal seringkali belum menyadari potensi bahaya di tempat kerja. Melalui edukasi ini, kami ingin mereka lebih peduli terhadap keselamatan diri dan segera mencari pertolongan medis jika terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Dari hasil observasi melalui metode job safety analysis (JSA), ditemukan sejumlah potensi risiko di lokasi kerja, di antaranya tertusuk benda tajam, tergerus benda tumpul, terkena besi panas, dan bara api. Tim juga menemukan satu orang pekerja yang mengalami luka akibat benda tajam dan telah mendapatkan penanganan medis.
Selain itu, petugas mengarahkan para pekerja agar segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) apabila mengalami kecelakaan saat bekerja guna mencegah infeksi maupun komplikasi lebih lanjut.
Puskesmas berharap melalui kegiatan ini para pekerja dapat menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten, sehingga risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja dapat diminimalkan.
Abby








