JENEPONTO,PO – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum bagi Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jeneponto untuk mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam pembangunan daerah.
Ketua Harian DPD II KNPI Jeneponto, Hendri Jatong Jalarambang, menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, nilai persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 harus diwujudkan melalui karya, inovasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menilai, pemuda memiliki posisi strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Jeneponto, yang dikenal dengan sebutan Butta Turatea. Karena itu, generasi muda perlu mengambil peran lebih besar, baik melalui gagasan kritis maupun solusi yang dapat mendorong kemajuan daerah.
“Momentum Hari Sumpah Pemuda ini harus menjadi titik penguatan kolaborasi pemuda di Jeneponto. Kita bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek yang harus berada di garis depan untuk mengawal, mengkritisi, sekaligus menghadirkan solusi konkret bagi kemajuan Butta Turatea,” tegas Hendri dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).
Selain mendorong partisipasi dalam pembangunan, Hendri mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman latar belakang, pandangan, dan organisasi kepemudaan (OKP).
Menurutnya, perbedaan seharusnya menjadi kekuatan untuk melahirkan gagasan yang konstruktif, bukan menjadi alasan munculnya sekat antarkelompok. Kepentingan masyarakat, kata dia, harus ditempatkan di atas ego sektoral organisasi.
“KNPI Jeneponto harus terus menjadi ruang pemersatu bagi seluruh elemen pemuda. Kami mengajak pemuda, mahasiswa, dan generasi muda kreatif untuk memperkuat kebersamaan, mengembangkan potensi, serta menjawab tantangan zaman dengan karya nyata,” ujarnya.
Lebih lanjut, DPD II KNPI Jeneponto menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong berbagai program yang menyentuh kebutuhan generasi muda.
Sejumlah bidang yang menjadi perhatian meliputi pengembangan kapasitas kepemudaan, pemberdayaan ekonomi kreatif, serta peningkatan literasi digital agar generasi muda mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Melalui momentum Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Jeneponto berharap semangat persatuan tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga tercermin dalam gerakan bersama yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan demi masa depan Jeneponto yang lebih maju.
Firmansyah









