iklan Promo

Prabowo Lantik Tujuh Pejabat, BNPB dan BPGMN Siapkan Agenda Strategis

JAKARTA,PO – Presiden Prabowo Subianto melantik tujuh pejabat negara dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Pelantikan tersebut mencakup empat wakil menteri, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Empat wakil menteri yang dilantik masing-masing adalah Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi; Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan; Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian; serta M. Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB. Sementara itu, Satyawan Pudyatmoko dipercaya menjabat Kepala BPGMN dan Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala BPGMN.

Usai pelantikan, Kepala BNPB Kristomei Sianturi menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan penanganan berbagai bencana, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, hingga erupsi gunung berapi.

Ia menekankan pentingnya pendekatan yang mengedepankan kolaborasi, respons cepat, integrasi, dan sinkronisasi antarpihak dalam penanggulangan bencana.

Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi penanganan bencana, baik pada tahap kesiapsiagaan, respons darurat, maupun pemulihan pascabencana.

Di sektor lingkungan, Kepala BPGMN Satyawan Pudyatmoko bersama Wakil Kepala BPGMN Sriyanto menyatakan bahwa lembaga tersebut akan memprioritaskan pengendalian karhutla, pemulihan ekosistem gambut dan mangrove, serta penguatan sistem pemantauan dini terhadap kondisi kekeringan.

Pemantauan berbasis sains dan teknologi menjadi salah satu pendekatan yang akan diperkuat untuk mendukung deteksi dini serta langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran di kawasan gambut.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung perlindungan ekosistem gambut dan mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Pelantikan para pejabat ini menandai dimulainya tanggung jawab baru di sejumlah bidang strategis pemerintahan. Pelaksanaan tugas mereka selanjutnya akan menjadi bagian penting dalam mendukung agenda pertahanan, pertanian, keimigrasian dan pemasyarakatan, penanggulangan bencana, serta perlindungan lingkungan.

 

Sumber: BPMI Sekretariat Presiden

Editor : Tim Redaksi