MAKASSAR,PO – Tidak ada jalan yang benar-benar mudah ketika sebuah media dibangun dari nol. Di balik berita yang setiap hari tersaji di layar pembaca, ada perjalanan panjang, jatuh bangun, keberanian mengambil keputusan, serta ketekunan untuk terus bertahan.
Kisah itulah yang melekat dalam perjalanan publikasionline.id, media yang didirikan wartawan senior Alimin DS di bawah naungan PT Media Publikasi Indonesia.
Berawal pada 25 September 2019, publikasionline.id lahir bukan dari sebuah kemewahan, melainkan dari sebuah keyakinan sederhana: bahwa masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya.
Dari titik awal itulah Alimin DS memulai perjalanan.
Sebagai wartawan yang telah lama bersentuhan dengan dunia jurnalistik, ia memahami bahwa mendirikan media jauh lebih mudah dibandingkan mempertahankan eksistensinya.
Membangun sebuah media berarti membangun kepercayaan.
Dan kepercayaan tidak lahir dalam satu malam.
Hari demi hari dilalui dengan berbagai tantangan. Mulai dari membangun sistem kerja, memperkenalkan nama media, memperluas jaringan, mencari sumber informasi, hingga meyakinkan berbagai pihak bahwa publikasionline.id hadir bukan sekadar untuk mengejar kecepatan pemberitaan.
Ada idealisme yang ingin dijaga.
Ada marwah jurnalistik yang harus dipertahankan.
Ada pula tanggung jawab kepada masyarakat yang tidak boleh diabaikan.
Merintis dari Bawah
Pada fase awal, Alimin DS harus menjalani berbagai proses secara bertahap. Tidak ada jalan pintas untuk membangun sebuah media yang memiliki pembaca dan jaringan.
Nama publikasionline.id perlahan diperkenalkan melalui karya jurnalistik dan hubungan dengan berbagai elemen masyarakat.
Jaringan mulai dibangun dari tingkat paling dekat. Komunikasi dengan pemerintah daerah, lembaga masyarakat, aparat penegak hukum, pelaku usaha, tokoh masyarakat hingga berbagai organisasi menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Dari tingkat kabupaten/kota, jaringan berkembang ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hingga jejaring di tingkat nasional.
Bagi Alimin DS, relasi bukan sekadar hubungan formal.
Relasi adalah pintu untuk mendapatkan informasi, ruang untuk membangun komunikasi, sekaligus jembatan agar media dapat menjalankan fungsi kontrol sosial dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Namun, perjalanan itu tidak selalu mulus.
Ada masa ketika tantangan datang silih berganti. Ada pekerjaan jurnalistik yang harus dikejar dengan keterbatasan. Ada target yang harus dipenuhi. Ada pula dinamika dunia media yang terkadang menuntut seorang pengelola media untuk mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
Di tengah kondisi tersebut, satu hal yang terus dipertahankan: jangan berhenti bergerak.
Enam Tahun yang Penuh Cerita
Kini, enam tahun telah berlalu sejak publikasionline.id pertama kali berdiri.
25 September 2019 menjadi titik awal. Tahun demi tahun kemudian menjadi saksi bagaimana media ini bertumbuh bersama perubahan zaman.
Dunia jurnalistik berubah sangat cepat.
Teknologi digital membuat informasi dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain hanya dalam hitungan detik. Media sosial melahirkan pola baru dalam konsumsi berita. Pembaca semakin membutuhkan informasi yang ringkas, cepat, tetapi tetap memiliki dasar fakta yang kuat.
Perubahan tersebut tidak membuat publikasionline.id berhenti.
Sebaliknya, menjadi alasan untuk terus melakukan pembenahan.
Memasuki usia keenam, publikasionline.id berusaha memperkuat kualitas pemberitaan, memperluas jaringan informasi dan meningkatkan pelayanan kepada pembaca.
Media ini ingin terus hadir sebagai corong informasi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem pers yang ikut mengawal berbagai perkembangan di daerah, Sulawesi Selatan maupun tingkat nasional.
Bukan Sekadar Angka Enam Tahun
Bagi Alimin DS, usia enam tahun bukan sekadar angka.
Di balik angka tersebut terdapat cerita tentang perjuangan.
Ada hari-hari panjang yang mungkin tidak diketahui pembaca. Ada keputusan yang harus diambil dalam keadaan sulit. Ada proses membangun kepercayaan dari satu orang ke orang lain, dari satu lembaga ke lembaga lainnya.
Semua itu kemudian menjadi bagian dari perjalanan publikasionline.id.
Karena media tidak hanya dibangun dengan perangkat teknologi.
Media dibangun dengan manusia, kepercayaan, integritas, jaringan dan keberanian untuk terus menyampaikan informasi kepada publik.
Itulah yang menjadi modal perjalanan publikasionline.id hingga memasuki tahun keenam.
Menatap Masa Depan
Memasuki usia keenam, tantangan baru tentu menunggu.
Persaingan media digital semakin ketat. Kecepatan informasi semakin tinggi. Sementara masyarakat semakin kritis dalam memilih sumber informasi.
Karena itu, publikasionline.id tidak ingin berhenti hanya pada pencapaian enam tahun.
Perjalanan justru memasuki fase baru.
Pembenahan akan terus dilakukan, baik dalam penguatan sumber daya manusia, jaringan, tata kelola maupun kualitas produk jurnalistik.
Semangatnya tetap sama seperti ketika pertama kali dimulai pada 25 September 2019: berangkat dari keyakinan, berjalan dengan perjuangan, dan tumbuh bersama masyarakat.
Bagi Alimin DS, menjadi wartawan dan membangun media bukan semata-mata tentang profesi.
Ada tanggung jawab sosial yang melekat di dalamnya.
Ada suara masyarakat yang harus diberi ruang.
Ada informasi publik yang harus disampaikan.
Dan ada kepercayaan pembaca yang harus dijaga.
Enam tahun perjalanan publikasionline.id akhirnya menjadi sebuah cerita tentang ketekunan.
Dari sebuah langkah kecil pada 2019, media ini terus berjalan menghadapi perubahan zaman.
Kini, ketika ucapan selamat dan apresiasi mengalir memperingati HUT ke-6 publikasionline.id, semua itu menjadi pengingat bahwa perjalanan yang dimulai dari nol telah meninggalkan jejak.
Namun, perjalanan tersebut belum selesai.
Enam tahun adalah pencapaian, tetapi sekaligus awal dari perjuangan berikutnya.
Publikasionline.id ingin terus tumbuh, terus berbenah dan terus hadir di tengah masyarakat sebagai media yang menyampaikan informasi dengan cepat, faktual, berimbang dan bertanggung jawab.
Sebab pada akhirnya, sebuah media tidak diukur hanya dari berapa lama ia berdiri, tetapi dari seberapa besar kepercayaan yang mampu dijaga selama perjalanan itu.
Tim Redaksi









