JAKARTA,PO – Semangat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya hadir di sekolah dan dapur-dapur pelayanan gizi. Pada momentum Pesta Rakyat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monas, Jakarta, semangat pemenuhan gizi nasional turut dibawa ke tengah masyarakat, Rabu 19 Agustus 2026.
Momen menarik terjadi ketika mobil karnaval Badan Gizi Nasional (BGN) melintas di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dari tengah keramaian, perwakilan BGN berlari membawa dua ompreng atau wadah makanan MBG yang secara khusus diperuntukkan bagi Presiden dan Wakil Presiden.
Presiden Prabowo kemudian menerima salah satu ompreng tersebut. Sementara itu, Wakil Presiden Gibran juga terlihat mengangkat ompreng MBG dalam suasana perayaan kemerdekaan yang berlangsung meriah.
Momen sederhana itu menjadi simbol bahwa Program MBG terus didorong sebagai bagian dari agenda besar pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan, BGN tidak hanya bertugas memastikan program pemenuhan gizi nasional berjalan, tetapi juga melakukan pembinaan, pemantauan, dan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan.
“Kami di BGN terus menjalankan tugas pemenuhan gizi nasional sekaligus melakukan pembinaan, pemantauan, dan pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan,” kata Sudaryono, Rabu 19 Agustus 2026.
Menurutnya, semangat MBG harus terus bergerak menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Program tersebut tidak berhenti pada aktivitas di dapur pelayanan maupun distribusi makanan ke sekolah, tetapi menjadi bagian dari gerakan nasional untuk membangun kesadaran pentingnya pemenuhan gizi.
“Dari dapur, ke sekolah, sampai hadir di tengah perayaan kemerdekaan. MBG terus bergerak,” ujarnya.
Kehadiran mobil karnaval BGN dalam Pesta Rakyat HUT ke-81 RI sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan lebih dekat program MBG kepada masyarakat.

Di tengah suasana perayaan kemerdekaan, pesan yang dibawa pun semakin luas: pembangunan manusia tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga investasi terhadap kesehatan dan kualitas generasi penerus bangsa.
Momentum tersebut memperlihatkan bagaimana program pemerintah dikemas tidak sekadar sebagai kebijakan, tetapi juga sebagai gerakan yang hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
MBG pun terus didorong menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas.
Badan Gizi Nasional
Editor : Amin Redaksi









