Bantaeng,PO – UPT Puskesmas Labbo melaksanakan Evaluasi Penyelenggaraan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal Pemulihan di Kelurahan Campaga, Rabu (22/07/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan intervensi gizi yang diberikan tepat sasaran dan berdampak terhadap perbaikan status gizi balita.
Kegiatan dipimpin oleh Kepala UPT Puskesmas Labbo, dr. Annisa Virayanty, bersama Tim Pengguna dan Pengelolaan Barang dan Jasa (Jusdi), perawat Fitriani dan Alyanah, petugas gizi Indah Lestari, serta kader Posyandu.
Dalam evaluasi tersebut, tim melakukan kunjungan kepada dua penerima PMT Lokal untuk memantau perkembangan status gizi. Hasil pemantauan menunjukkan satu balita mengalami peningkatan berat badan, sementara satu balita lainnya mempertahankan berat badan. Secara umum, PMT Lokal diterima dengan baik oleh sasaran dan dinilai membantu proses pemulihan gizi.
Kepala UPT Puskesmas Labbo, dr. Annisa Virayanty, mengatakan bahwa evaluasi lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan program PMT memberikan manfaat yang nyata bagi balita yang mengalami masalah gizi.
“Keberhasilan PMT tidak hanya diukur dari makanan yang diberikan, tetapi juga dari perubahan status gizi anak. Karena itu, pemantauan secara berkala dan pendampingan keluarga menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. Andi Iksan, mengapresiasi langkah UPT Puskesmas Labbo yang terus melakukan pemantauan terhadap penerima PMT Lokal.
“Evaluasi secara berkala sangat penting agar setiap intervensi gizi benar-benar memberikan dampak positif. Sinergi petugas kesehatan, kader, dan keluarga menjadi kekuatan utama dalam upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan status gizi balita di Kabupaten Bantaeng,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, UPT Puskesmas Labbo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi melalui pemantauan yang berkelanjutan serta pendampingan kepada keluarga sasaran.
Abhy
Editor : Amin









