iklan Promo

Wakili Sulsel, PPLH Puntondo Raih Juara III Nasional Lomba Vlog PKK

TAKALAR,PO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Takalar. Melalui karya bertema “Dari Sampah Jadi Kehidupan”, Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo berhasil meraih Juara III Tingkat Nasional pada Lomba Vlog PKK Pokja II yang mengangkat tema TTG-SMART (Teknologi Tepat Guna untuk Sampah Rumah Tangga).

Kompetisi yang diikuti perwakilan Tim Penggerak PKK dari seluruh provinsi di Indonesia tersebut menjadi ajang untuk menampilkan berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis teknologi tepat guna yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan oleh masyarakat.

Panitia lomba menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dari kategori pelajar, mahasiswa, kader PKK, hingga masyarakat umum yang telah berpartisipasi dengan menghadirkan berbagai karya kreatif dan edukatif. Diharapkan, hasil karya tersebut mampu menginspirasi masyarakat untuk membangun kebiasaan mengelola sampah secara bijak, mendorong lahirnya inovasi, serta meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Dewi Sri Ekowati Firdaus, mengapresiasi capaian yang diraih PPLH Puntondo. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa inovasi sederhana yang dilakukan secara konsisten mampu memberikan dampak besar bagi lingkungan sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Takalar di tingkat nasional.

Dalam vlog yang diperlombakan, PPLH Puntondo memperlihatkan berbagai penerapan teknologi tepat guna dalam pengelolaan limbah rumah tangga. Sisa makanan diolah menjadi kompos melalui biopori dan komposter sehingga dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk organik.

Selain itu, limbah dari septic tank tidak langsung dibuang ke laut, melainkan terlebih dahulu dialirkan ke kolam yang ditanami eceng gondok. Tanaman tersebut berfungsi menyerap polutan dan nutrisi berlebih sehingga air yang dihasilkan lebih bersih dan aman bagi lingkungan serta mampu menjaga keberlangsungan ekosistem perairan.

Konsep tersebut menjadi contoh nyata penerapan TTG-SMART, yaitu teknologi yang murah, mudah, ramah lingkungan, dan dapat diterapkan di lingkungan rumah tangga maupun masyarakat.

Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah dari rumah masing-masing.

“Melalui langkah sederhana, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, tetapi dapat diolah menjadi sumber daya yang bernilai dan bermanfaat bagi kehidupan,” ujarnya Sabtu 18 Juli 2026.

Sementara itu, Pembina TP PKK Kabupaten Takalar, Muhammad Firdaus Daeng Manye, turut menyampaikan apresiasi kepada Kasma Melyani dari PPLH Puntondo yang mewakili Kabupaten Takalar dan Provinsi Sulawesi Selatan hingga berhasil meraih Juara III Tingkat Nasional pada Lomba Vlog PKK Pokja II.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Takalar dan Sulawesi Selatan karena mampu bersaing dengan perwakilan Tim Penggerak PKK dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Saya berharap keberhasilan ini dapat memacu lahirnya lebih banyak inovasi lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

Abhy

Editor : Amin