iklan Promo

Bimtek SIPAKATAU CARE, Dinas Sosial Bantaeng Matangkan Inovasi

BANTAENG,PO — Upaya memperkuat kualitas pelayanan sosial terus dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) inovasi SIPAKATAU CARE (Cepat, Advokasi, Responsif, dan Edukatif) yang digelar di UPT Sipakatau, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan tenaga ahli inovasi daerah, Dr. Abd. Rahman Ramlan, yang memberikan penguatan kepada tim inovasi dan pengelola layanan sosial terkait pengembangan serta tata kelola inovasi pelayanan publik.

SIPAKATAU CARE sendiri merupakan pembaruan layanan yang dicetuskan oleh Tim SLRT Sipakatau Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng sejak 24 Juli 2024. Inovasi ini dirancang untuk menghadirkan pelayanan sosial yang lebih cepat, responsif, edukatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan penanganan dan pendampingan sosial secara komprehensif.

Dalam pemaparannya, Dr. Abd. Rahman Ramlan menegaskan bahwa inovasi tidak selalu harus lahir dalam bentuk sesuatu yang benar-benar baru. Menurutnya, banyak praktik baik yang sebenarnya telah dijalankan oleh berbagai instansi, namun belum seluruhnya memperoleh pengakuan secara formal dalam sistem inovasi nasional.

> “Pada dasarnya, setiap orang memiliki peluang untuk berinovasi. Bahkan banyak inovasi yang sesungguhnya telah berjalan dan terbukti memberikan manfaat sebagai praktik baik di masyarakat. Namun, tidak semua praktik tersebut telah memperoleh pengakuan formal dari negara. Karena itu, inovasi perlu didokumentasikan, diperkuat, dan dikelola dengan baik agar dapat diakui serta direplikasi secara lebih luas,” ujar Dr. Abd. Rahman Ramlan.

 

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya inovasi di lingkungan pemerintahan agar pelayanan publik tidak berhenti pada rutinitas administratif, melainkan terus berkembang menjawab kebutuhan masyarakat yang dinamis.

Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, Abdi Syam, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Bimtek dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk mematangkan inovasi SIPAKATAU CARE sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik, baik dari aspek substansi, dokumentasi, maupun keberlanjutan program.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas tim agar inovasi SIPAKATAU CARE dapat terus berkembang dan memiliki kesiapan untuk mengikuti berbagai kompetisi inovasi pelayanan publik pada masa mendatang,” kata Abdi Syam.

Lebih dari sekadar persiapan kompetisi, penguatan inovasi ini diharapkan mampu memperluas dampak pelayanan sosial yang diberikan kepada masyarakat. Dengan pendekatan yang cepat, responsif, advokatif, dan edukatif, SIPAKATAU CARE menjadi salah satu instrumen yang dirancang untuk memastikan setiap warga yang membutuhkan layanan sosial mendapatkan penanganan yang lebih efektif dan manusiawi.

Bagi Dinas Sosial Bantaeng, inovasi bukan semata tentang penghargaan atau pengakuan, melainkan tentang menghadirkan perubahan nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Melalui Bimtek ini, semangat tersebut kembali ditegaskan: bahwa pelayanan publik yang berkualitas lahir dari keberanian untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi demi kepentingan warga.

Abhy