JAKARTA,PO – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk dan melantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Nanik menggantikan Dadan Hindayana dalam upaya memperkuat tata kelola kelembagaan serta mempercepat evaluasi dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Penunjukan Nanik S. Deyang menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memastikan program prioritas nasional di bidang gizi dan ketahanan pangan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Sosok Nanik bukanlah nama baru dalam lingkungan Badan Gizi Nasional. Sebelum dipercaya memimpin lembaga tersebut, ia menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sejak 17 September 2025. Dalam posisi tersebut, Nanik dikenal aktif melakukan pengawasan lapangan dan penguatan tata kelola program.
Perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur, 3 Januari 1968 itu memiliki rekam jejak yang cukup panjang, baik di dunia jurnalistik maupun pemerintahan. Karier profesionalnya diawali sebagai jurnalis senior dan pernah menduduki posisi strategis di Dewan Redaksi Inilah.com.
Pengalaman di dunia media membentuk karakter kepemimpinan Nanik yang dikenal komunikatif, kritis, dan memiliki perhatian besar terhadap transparansi serta akuntabilitas dalam pelayanan publik.
Sebelum bergabung di Badan Gizi Nasional, Nanik juga dipercaya menjabat sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.
Pengalaman tersebut memperkuat kapasitasnya dalam merancang dan mengawal berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di lingkungan BGN, Nanik dikenal sebagai pejabat yang tegas dalam menjalankan fungsi pengawasan. Ia beberapa kali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah mitra Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) guna memastikan standar pelayanan dan kualitas program tetap terjaga.
Tidak hanya itu, Nanik juga tercatat mengambil langkah tegas dengan menangguhkan operasional sejumlah SPPG yang dinilai tidak memenuhi standar kelayakan bangunan maupun petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kualitas layanan dan keamanan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Dengan pengalaman yang dimiliki serta pemahaman mendalam terhadap program-program BGN, Nanik S. Deyang diharapkan mampu membawa Badan Gizi Nasional semakin efektif dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam mendukung visi Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menciptakan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.(**)








