BANTAENG,PO – UPT Puskesmas Kota menggelar kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Lintas Sektor Triwulan I tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Pertemuan UPT Puskesmas Kota, Senin (11/05/2026). Pertemuan strategis ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen antar instansi dalam menangani berbagai persoalan kesehatan krusial di wilayah kerja UPT Puskesmas Kota.
Fokus pada Tren Penyakit dan Inovasi Pelayanan
Kepala UPT Puskesmas Kota, Nurfatmiyanti Gani, memaparkan laporan komprehensif mengenai capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Triwulan I. Dalam laporannya, ia menyoroti fluktuasi tren penyakit sepanjang periode Januari hingga April 2026.

Selain itu Nurfatmiyanti Gani, selaku Kepala memperkenalkan Rumah Sehat Bangkit sebagai bagian dari Inkvasi SKUAD SEHAT. Inovasi ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memantau perilaku masyarakat secara langsung ke lingkungan keluarga.
Waspada Hipertensi dan Dukungan UHC
Hadir mewakili Dinas Kesehatan, Kepala Instansi PSC 119 Lontara, Syamsul Kamar, memberikan peringatan terkait tingginya angka pasien hipertensi di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya deteksi dini guna mencegah komplikasi lebih lanjut.
Di sisi lain, Camat Bantaeng, Andi Andri Pawiloi, yang bertindak sebagai moderator diskusi, mengajak seluruh lintas sektor untuk terus mendukung program yang ada di Puskas, untuk kesehatan masyarakat. Fokus utama diskusi diarahkan pada percepatan kepemilikan BPJS bagi warga agar akses pelayanan kesehatan tidak lagi menjadi kendala.
Tantangan Serupa di Seluruh Kelurahan: Merokok dalam Rumah
Salah satu poin paling mencolok dari hasil Survey Mawas Diri (SMD) yang dibahas adalah kesamaan masalah di seluruh kelurahan, yakni tingginya persentase warga yang merokok di dalam rumah. Hal ini menjadi tantangan besar bagi kesehatan lingkungan dan risiko penyakit pernapasan bagi anggota keluarga yang tidak merokok.
Kolaborasi Lintas Sektor
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari Ibu PKK Kecamatan, para Lurah beserta Ibu Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga perwakilan KUA Kecamatan Bantaeng. Sinergi antara tenaga kesehatan, babinsa dan bhabinkamtibmas serta tokoh masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan pada perubahan perilaku hidup sehat masyarakat.
Dengan terlaksananya Lokmin ini, UPT Puskesmas Kota bersama lintas sektor sepakat untuk memperkuat edukasi di lapangan demi menekan tren penyakit dan mewujudkan lingkungan rumah yang sehat tanpa asap rokok.
Anhy








