iklan Promo

Ratas, Prabowo Tekankan Efisiensi APBN, Stabilitas Ekonomi Jadi Prioritas

JAKARTA,PO – Presiden Prabowo Subianto mengarahkan jajaran Kabinet Merah Putih untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional sekaligus memperkuat efisiensi penggunaan anggaran negara.

Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Usai rapat, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa kondisi perekonomian Indonesia masih menunjukkan perkembangan positif. Indikator tersebut terlihat dari tingkat inflasi yang tetap berada dalam kisaran sasaran pemerintah serta aktivitas sektor manufaktur yang menunjukkan penguatan.

Rapat juga membahas perkembangan arus modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik melalui instrumen Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Selain perkembangan ekonomi, pemerintah turut mengevaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Oktober 2026. Realisasi pendapatan dan belanja negara dilaporkan masih berjalan sesuai rencana.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga efisiensi belanja kementerian dan lembaga. Di sisi lain, percepatan penyerapan anggaran tetap perlu dilakukan agar program pemerintah berjalan sesuai target.

Pemerintah juga didorong memastikan setiap penggunaan anggaran dilaksanakan dengan tata kelola yang baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional, memperkuat pengelolaan fiskal, serta memastikan APBN tetap berjalan efektif di tengah dinamika perekonomian global.

Sumber: BPMI Sekretariat Presiden

Editor : Tim Redaksi