BANTAENG,PO –Semangat memburu prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan 2026 mulai dikobarkan.
Bupati Bantaeng, Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi melepas kontingen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bantaeng yang akan berlaga di Kabupaten Bone dan Wajo, Selasa (3/11/2026).
Pelepasan berlangsung di Lapangan Pantai Seruni, Bantaeng, dihadiri Ketua KONI Bantaeng H. Tasrif Labandu, SE, Sekretaris Umum KONI Firdaus Manaf, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng, Sulis Indrayani.

Sebanyak 516 atlet dari 35 cabang olahraga (cabor) dipersiapkan untuk membawa nama Kabupaten Bantaeng dalam kompetisi olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut. Dengan semangat dan optimisme tinggi, seluruh kontingen diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempersembahkan prestasi membanggakan bagi daerah berjuluk Butta Toa.
Namun, persiapan kontingen kali ini tidak hanya berorientasi pada target medali.
Aspek keselamatan dan perlindungan jaminan sosial juga menjadi perhatian serius KONI Bantaeng.
Sebanyak 516 insan olahraga mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng.
Langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen KONI dalam memastikan atlet dan insan olahraga memperoleh perlindungan selama menjalankan aktivitas menuju hingga pelaksanaan PORPROV.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng, Sulis Indrayani, mengatakan perlindungan tersebut sangat penting mengingat kontingen Bantaeng akan mengikuti pertandingan di sejumlah lokasi yang tersebar di Kabupaten Bone dan Wajo.
Mobilitas atlet dan pelatih, baik selama perjalanan, persiapan maupun ketika menjalani pertandingan, menjadi pertimbangan penting dalam memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi selama aktivitas olahraga.
“Kita berharap atlet dan pelatih dapat berlatih dan bertanding dengan lebih tenang karena ada perlindungan yang disiapkan oleh KONI Bantaeng. Sejak berangkat bertanding sudah mendapatkan perlindungan hingga kembali ke Bantaeng dalam kondisi baik,” ujar Sulis, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan diharapkan memberikan rasa aman kepada seluruh insan olahraga sehingga mereka dapat lebih fokus menjalani persiapan dan pertandingan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
Sementara itu, Ketua KONI Bantaeng H. Tasrif Labandu, SE, menegaskan bahwa perlindungan terhadap 516 atlet dan insan olahraga merupakan bagian dari tanggung jawab organisasi dalam mempersiapkan kontingen menuju PORPROV XVIII Sulsel.
Menurutnya, perjuangan atlet untuk mengharumkan nama daerah harus dibarengi perhatian terhadap keselamatan dan jaminan perlindungan.
Atlet tidak hanya dituntut bekerja keras mengejar medali, tetapi juga harus mendapatkan perhatian dan perlindungan selama menjalankan tugas membawa nama Kabupaten Bantaeng.
Perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu bentuk kepedulian KONI Bantaeng agar para atlet dapat berkompetisi dengan lebih tenang, percaya diri, dan fokus memperjuangkan hasil terbaik.
“Target kita tentu prestasi. Namun, keselamatan dan perlindungan atlet juga menjadi prioritas.
Mereka berangkat membawa nama dan kehormatan Kabupaten Bantaeng, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memastikan aspek perlindungannya turut diperhatikan,” demikian penegasan yang disampaikan dalam konteks persiapan kontingen.

Tasrif juga berharap seluruh atlet dari 35 cabang olahraga mampu menjaga semangat, disiplin, kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
Ia menekankan bahwa PORPROV bukan sekadar ajang mengejar medali, tetapi juga kesempatan membuktikan hasil pembinaan olahraga daerah sekaligus menunjukkan kemampuan atlet Bantaeng bersaing di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng, KONI, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, kontingen Bantaeng diharapkan mampu tampil maksimal dan pulang membawa prestasi yang membanggakan.
Semangat Gaspol pun menjadi pesan bagi seluruh atlet: berjuang dengan penuh dedikasi, bertanding secara sportif, menjaga keselamatan, dan memberikan yang terbaik untuk Butta Toa Bantaeng.
Bantaeng Bangkit, Prestasi Melecit









