iklan Promo

Daeng Manye Bawa Pramuka Takalar Masuk Era Digital

TAKALAR,PO – Gerakan Pramuka di Kabupaten Takalar mulai diarahkan lebih adaptif menghadapi perkembangan zaman. Tidak hanya memperkuat keterampilan dasar kepramukaan, pembinaan generasi muda kini juga dipadukan dengan pengenalan budaya lokal dan pemanfaatan teknologi digital.

Gagasan tersebut tercermin dalam pelaksanaan Kemah Maju Pramuka 2026 yang dirangkaikan dengan Apel Besar Gerakan Pramuka Kabupaten Takalar di Lapangan Maronde, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini diikuti ribuan peserta yang menunjukkan antusiasme terhadap gerakan pembinaan kepemudaan tersebut.

Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., yang hadir selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab), menegaskan bahwa Pramuka harus terus berkembang dan tidak terjebak pada pola kegiatan yang monoton.

Menurutnya, organisasi kepramukaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, mencintai budaya daerah, sekaligus mampu mengikuti perkembangan teknologi.

Salah satu upaya yang didorong adalah melalui program Giat Maju Pramuka atau Daeng Manye Jumpa Pramuka. Program ini dirancang sebagai ruang pertemuan, silaturahmi, sekaligus kompetisi bagi anggota Pramuka Penggalang di Takalar.

Berbeda dari kegiatan kepramukaan pada umumnya, kompetisi yang dihadirkan tidak hanya berkutat pada keterampilan tali-temali dan baris-berbaris. Peserta juga diberi ruang mengeksplorasi potensi budaya serta kemampuan digital melalui sejumlah perlombaan.

Di antaranya Pakkio Bunting, Anggaru, lomba karya tulis, hingga permainan daring atau game online yang bersifat edukatif.

Daeng Manye menilai, penguasaan keterampilan dasar kepramukaan harus berjalan beriringan dengan kemampuan memahami perkembangan zaman.

“Pramuka Takalar harus lengkap. Harus tetap menguasai dasar-dasar kepramukaan, tetapi juga harus mencintai budaya kita sendiri melalui Pakkio Bunting dan Anggaru, serta melek digital melalui lomba karya tulis dan game online yang edukatif,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa Apel Besar tersebut bukan sebatas agenda seremonial, melainkan gambaran semangat dan soliditas Gerakan Pramuka di Kabupaten Takalar.

“Saya bangga melihat semangat adik-adik semua. Gerakan Pramuka di Takalar masih solid, masih hidup, dan terus bergerak maju,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Takalar, H. Alamsyah Mile, memberikan apresiasi atas inisiatif Bupati melalui program Giat Maju Pramuka.

Ia menilai, kegiatan tersebut memberikan ruang positif bagi Pramuka Penggalang untuk mempererat persaudaraan sekaligus mengembangkan kemampuan melalui kompetisi yang lebih variatif.

Alamsyah juga melihat perpaduan perlombaan tradisional dan digital sebagai pendekatan yang relevan dengan kebutuhan pembinaan generasi muda saat ini.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Takalar, perwakilan Dandim 1426 Takalar, sejumlah kepala perangkat daerah, para camat, serta jajaran pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Takalar.

Melalui Kemah Maju Pramuka 2026, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap gerakan kepramukaan semakin berperan dalam melahirkan generasi yang disiplin, kreatif, berbudaya, dan memiliki kecakapan digital untuk menghadapi tantangan masa depan.

Editor : Amin