iklan Promo

Dosen UNPAS Berikan Edukasi Bahaya Narkoba di SMKN 5 Bantaeng

BANTAENG, PO – Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika, dosen Universitas Prof.Dr.H.M Arifin Sallatang (Unpas) Bantaeng melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan fokus edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba bagi anak usia remaja. Kegiatan penyuluhan inspiratif ini dipusatkan di aula SMK Negeri 5 Bantaeng

Program pengabdian ini diketuai langsung oleh Ketua Program Studi Gizi Unpas Bantaeng, Resky Akmal, SKM., MM.Bersama tim dosen dan civitas akademika, kegiatan ini dirancang secara edukatif, interaktif, dan dekat dengan dunia remaja agar pesan pencegahan dapat tersampaikan secara efektif.

Cegah Narkoba Sejak Dini di Kalangan Pelajar yang menjadi narasumber ibu Annisa Pratiwi ( Dosen Prodi Hukum )
Dalam pemaparannya, menekankan bahwa masa remaja adalah fase krusial di mana rasa ingin tahu sangat tinggi, sehingga rentan terhadap bujuk rayu pergaulan bebas dan penyalahgunaan zat terlarang. Melalui edukasi ini, pihak Unpas Bantaeng ingin membekali para siswa-siswi SMK Negeri 5 Bantaeng dengan pemahaman komprehensif mengenai dampak buruk narkoba, baik dari segi kesehatan fisik, mental, psikologis, maupun masa depan hukum mereka.

Remaja adalah aset bangsa yang menentukan masa depan daerah dan negara. Melalui kegiatan PkM ini, kami ingin menanamkan kesadaran kritis kepada anak-anak kita di SMK Negeri 5 Bantaeng untuk berani mengatakan ‘tidak’ pada narkoba serta memilih gaya hidup sehat dan produktif,” ungkap Ibu Annisa Pratiwi di sela-sela kegiatan.

Sambutan Hangat dari Pihak Sekolah
Pelaksanaan kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh pihak manajemen sekolah, para guru, serta siswa-siswi SMK Negeri 5 Bantaeng. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran dosen Unpas Bantaeng atas kepedulian nyata dan inisiatif positif dalam membina karakter peserta didik di luar ruang kelas formal.

Selain pemaparan materi bahaya narkoba, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sesi tanya jawab interaktif, diskusi terbuka, serta motivasi belajar. Para siswa tampak aktif bertanya dan berdiskusi mengenai cara mengenali lingkungan pergaulan yang sehat serta langkah preventif menghindari pengaruh buruk narkotika.

Melalui sinergi antara dunia perguruan tinggi dan institusi pendidikan menengah seperti ini, Unpas Bantaeng berharap dapat terus konsisten mencetak generasi muda Bantaeng yang cerdas, berkarakter, dan bebas dari narkoba.

Selain itu sosialisasi dan informasi kehadiran 8 prodi di Unpas Bantaeng bagi adik2 yang akan melanjutkan pendidikan nya setelah tamat SMK.

Abhy