iklan Promo

Sudaryono Minta Dapur SPPG Utamakan Empati dan Standar Mutu

BOGOR,PO– Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, meninjau langsung operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipaku 02, Kota Bogor, guna memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan.

Dalam kunjungannya, Sudaryono menegaskan bahwa setiap petugas dapur harus bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab dan empati. Menurutnya, makanan yang disiapkan untuk para penerima manfaat harus diperlakukan layaknya makanan yang akan diberikan kepada anak sendiri.

“Saya tiba di SPPG Cipaku. Pesan saya kepada seluruh tim, bekerjalah memakai empati. Bayangkan makanan itu kita berikan kepada anak kandung. Harus bersih, harus matang sempurna, dan tidak boleh basi,” tegas Sudaryono Sabtu 25 Juli 2026.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas bahan baku. Apabila ditemukan bahan makanan yang tidak memenuhi standar, petugas diminta tidak ragu menyampaikan komplain kepada pemasok demi menjaga mutu pelayanan.

“Jika mutu bahan kurang baik, sampaikan komplain kepada pemasok. Jangan diam dan jangan takut. Kualitas pelayanan bergantung pada keberanian kita untuk bersuara,” ujarnya.

Meski melakukan pemantauan langsung, Sudaryono menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memberikan motivasi kepada seluruh petugas yang bertugas di dapur SPPG.

“Saya datang bukan untuk marah, tetapi untuk memberi semangat. Alhamdulillah, mayoritas dapur pemenuhan gizi di seluruh Indonesia telah beroperasi dengan sangat baik. Pertahankan standar yang sudah ada, terus jaga kebersihan, kualitas makanan, dan kesehatan agar masyarakat, khususnya anak-anak, memperoleh asupan gizi yang aman dan berkualitas,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Badan Gizi Nasional dalam memastikan seluruh dapur SPPG di berbagai daerah menjalankan operasional sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat optimal bagi para penerima di seluruh Indonesia.

Editor : Amin publikasi