BANTAENG, PO – UPT Puskesmas Sinoa terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi kelompok rentan melalui kegiatan Kunjungan Lansia Risiko Tinggi (Resti) di Desa Bonto Tiro, Kamis (16/07/2026).
Kegiatan ini bertujuan memantau kondisi kesehatan lansia yang memiliki riwayat Penyakit Tidak Menular (PTM), sehingga faktor risiko maupun perkembangan penyakit dapat dideteksi sejak dini dan ditangani secara berkelanjutan.
Pelayanan dilaksanakan oleh Suriyati, S.Kep., Ns. dan Murhirawati, S.Kep., dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, pemantauan kondisi pasien, serta memberikan edukasi kepada lansia dan keluarga mengenai pentingnya kepatuhan berobat, pola hidup sehat, dan kontrol kesehatan secara rutin.
Kepala UPT Puskesmas Sinoa, Ummi Salmah, SKM., MM, mengatakan bahwa kunjungan rumah menjadi salah satu strategi untuk memastikan lansia, khususnya yang berisiko tinggi, tetap memperoleh pelayanan kesehatan meskipun memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.
“Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan lansia tetap terpantau dan mereka mendapatkan pendampingan yang diperlukan agar kualitas hidupnya tetap terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. Andi Iksan, mengapresiasi komitmen UPT Puskesmas Sinoa dalam memberikan pelayanan yang menjangkau langsung masyarakat.
“Pelayanan kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke puskesmas, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia. Langkah ini merupakan bentuk nyata pelayanan kesehatan yang responsif dan berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya Bantaeng Bangkit,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, UPT Puskesmas Sinoa terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang promotif, preventif, dan berkesinambungan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.
Akram
Editor : Amin









