iklan Promo

Dudung Sebut, JKN Pilar Penting Pembangunan Nasional

JAKARTA, PO – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menghadiri Sarasehan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 BPJS Kesehatan yang digelar di Jakarta, Rabu (15/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam sambutannya, Dudung menegaskan bahwa Program JKN merupakan salah satu fondasi penting pembangunan nasional. Menurutnya, program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.

Ia turut mengapresiasi berbagai capaian BPJS Kesehatan yang hingga kini telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 285 juta penduduk Indonesia. Selain itu, BPJS Kesehatan dinilai berhasil memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Tak hanya itu, Dudung juga memberikan penghargaan atas berbagai inovasi yang dikembangkan BPJS Kesehatan dalam mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Inovasi tersebut antara lain mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Desa Sehat JKN, serta Program Pengelolaan Penyakit Kronis bagi usia muda (Prolanis Muda).

Menurut Dudung, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan Program JKN terus berkembang dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.

Momentum peringatan HUT ke-58 BPJS Kesehatan, lanjutnya, harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, kualitas layanan kesehatan dapat terus ditingkatkan sekaligus menjaga keberlanjutan Program JKN bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi modal utama dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, sejahtera, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045,” tutup Dudung.

 

Sumber : Kantor Staf Presiden

Editor : Amin