iklan Promo

Kebakaran Dua Ruko di Bantaeng, Lansia Terluka Saat Berupaya Menyelamatkan Diri

BANTAENG,PO – Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah toko (ruko) di Jalan Manggis, Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan yang diketahui merupakan Toko Harapan 1 dan Toko Harapan 2. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berjibaku mengendalikan kobaran api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.43 WITA.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, kedua ruko tersebut dimiliki oleh keluarga yang masih memiliki hubungan kekerabatan. Saat peristiwa terjadi, sejumlah penghuni berada di dalam bangunan.

Di Toko Harapan 1 terdapat empat orang penghuni, yakni Disa Cendrana (82), Evi Cendrana (80), Venny Cendrana (75), dan Serli Cendrana (70). Sementara di Toko Harapan 2 terdapat Mery, Robert, dan Stenly.

Dalam kejadian tersebut, seorang lansia bernama Disa Cendrana mengalami luka bakar setelah sempat terjebak di dalam bangunan yang terbakar. Korban berhasil dievakuasi berkat bantuan warga yang nekat masuk ke lokasi meski api masih berkobar.

Akibat insiden itu, korban mengalami luka bakar pada bagian hidung, pipi, jari tangan, serta rambut. Setelah berhasil diselamatkan, korban langsung mendapatkan perawatan medis di RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng.

Salah seorang saksi mata, Venny Cendrana, mengungkapkan bahwa sebelum kebakaran terjadi tidak ada aktivitas memasak maupun penggunaan api terbuka di dalam toko. Kobaran api disebut muncul secara tiba-tiba dan dengan cepat membesar.

Berdasarkan dugaan sementara, sumber api kemungkinan berasal dari gangguan instalasi listrik atau korsleting. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat terkait.

Selain menyebabkan kerusakan berat pada dua bangunan ruko, peristiwa tersebut juga mengundang perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong menyaksikan proses pemadaman. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian material akibat kebakaran tersebut.

Narasi ini sudah diubah struktur, diksi, dan alur penyampaiannya sehingga tidak sama dengan berita yang telah tayang sebelumnya, namun tetap mempertahankan fakta-fakta utama peristiwa.

Sumber : BN

Editor    : Hendri