iklan Promo

Absen di Soeratin U-15 Sulsel, PSSI Bulukumba Diminta Beri Penjelasan ke Publik

BULUKUMBA,PO – Ketiadaan tim perwakilan Kabupaten Bulukumba pada ajang Piala Soeratin U-15 Sulawesi Selatan 2026 kembali memantik perhatian publik. Absennya daerah yang dikenal memiliki banyak talenta muda sepak bola itu dinilai menjadi kemunduran dalam upaya pembinaan pemain usia dini.

Sorotan tersebut disampaikan pemerhati sepak bola Bulukumba, Iswanto, saat berbincang dengan awak media di Bulukumba, Sabtu (20/6/2026). Ia menilai ketidakhadiran Bulukumba dalam kompetisi resmi yang menjadi bagian dari program pembinaan PSSI perlu mendapat perhatian serius.

Menurut Iswanto, Piala Soeratin merupakan salah satu ajang strategis untuk mengukur hasil pembinaan sepak bola usia muda sekaligus menjadi wadah bagi pemain berbakat menunjukkan kemampuan mereka di level yang lebih tinggi.

“Bulukumba memiliki banyak pemain muda potensial. Karena itu, absennya daerah ini dalam kompetisi sekelas Piala Soeratin U-15 tentu menimbulkan pertanyaan di kalangan pecinta sepak bola. Publik berhak mengetahui apa yang sebenarnya menjadi kendala sehingga Bulukumba kembali tidak berpartisipasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kompetisi usia muda merupakan fondasi utama dalam membangun prestasi sepak bola daerah. Tanpa keterlibatan dalam turnamen pembinaan, kesempatan pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan pengembangan kemampuan akan semakin terbatas.

Lebih lanjut, Iswanto meminta pengurus PSSI Bulukumba memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait alasan ketidakhadiran wakil Bulukumba pada Piala Soeratin U-15 tahun ini. Menurutnya, transparansi penting untuk menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Jika persoalannya terkait administrasi, pendanaan, atau kesiapan tim, sebaiknya disampaikan secara terbuka. Dengan begitu, semua pihak dapat mencari solusi bersama demi kemajuan sepak bola Bulukumba,” katanya.

Piala Soeratin merupakan kompetisi sepak bola kelompok usia yang diselenggarakan PSSI melalui Asosiasi Provinsi sebagai bagian dari sistem pembinaan pemain muda nasional. Turnamen ini selama bertahun-tahun menjadi wadah lahirnya pesepak bola potensial yang kemudian berkiprah di tingkat nasional maupun profesional.

Sejumlah pecinta sepak bola di Bulukumba berharap kondisi tersebut menjadi evaluasi bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga, khususnya pengurus sepak bola daerah. Mereka menginginkan Bulukumba kembali hadir dalam kompetisi usia muda agar para pemain berbakat memiliki ruang untuk berkembang dan membawa nama daerah di tingkat regional maupun nasional.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PSSI Bulukumba belum memberikan keterangan resmi terkait alasan tidak adanya wakil Kabupaten Bulukumba pada pelaksanaan Piala Soeratin U-15 Sulawesi Selatan 2026.

Iswanto