iklan Promo

Tito Karnavian Dorong Bansos dan Operasi Pasar untuk Kendalikan Harga Jelang Nataru

JAKARTA,PO – Pemerintah didorong memperkuat penyaluran bantuan sosial (bansos) dan mengintensifkan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan, langkah tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mengantisipasi kenaikan permintaan bahan pangan serta meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.

Lonjakan kebutuhan menjelang Nataru berpotensi menekan harga sejumlah komoditas. Karena itu, penyaluran bansos dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat, baik melalui program pemerintah pusat maupun dukungan pemerintah daerah.

Selain bansos, operasi pasar perlu diperkuat dengan melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, dan instansi terkait. Pelaksanaannya diharapkan tepat sasaran dengan mengacu pada data daerah yang mengalami tekanan harga dan komoditas yang membutuhkan intervensi.

Tito juga mendorong pemerintah mempertimbangkan sejumlah kebijakan subsidi untuk meredam potensi inflasi pada Desember 2026. Usulan tersebut mencakup subsidi listrik, penambahan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, serta subsidi angkutan udara.

Menurutnya, peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun berpotensi meningkatkan biaya perjalanan. Kondisi tersebut perlu diantisipasi agar tidak menambah beban pengeluaran masyarakat.

Secara khusus, Tito mendorong Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk menjaga kewajaran tarif pesawat ketika permintaan perjalanan meningkat.

Upaya pengendalian harga dan biaya transportasi tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan daya beli masyarakat. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat selama periode Nataru dapat terpenuhi tanpa tekanan harga yang berlebihan.

Pemerintah pusat dan daerah bersama pemangku kepentingan terkait diharapkan memperkuat koordinasi agar langkah antisipasi dilakukan sejak dini, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami kenaikan harga pangan dan peningkatan kebutuhan transportasi.

Pengendalian inflasi menjelang akhir tahun menjadi salah satu perhatian penting pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas selama libur Natal dan Tahun Baru.

Sumber : Kemendagri

Editor : Tim Redaksi