BANTAENG, PO – UPT Puskesmas Kota memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit kusta melalui pemberian kemoprofilaksis kepada 17 orang yang memiliki riwayat kontak dengan penderita. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Batu Ruyung, Kelurahan Karatuang, Kabupaten Bantaeng, Jumat (16/10/2026).
Program ini menyasar kontak serumah dan kontak erat yang memenuhi kriteria medis untuk mendapatkan obat pencegahan. Selain pemberian rifampisin dosis tunggal, tim kesehatan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan untuk menekan risiko munculnya kasus baru.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim kesehatan UPT Puskesmas Kota, yakni dr. Anisa, Justina Sulyani, Sugita Pattah, Jusriani, dan Nurcahyani Rahman.
Kepala UPT Puskesmas Kota, dr. Nurfatmiyanti Gani, melalui program tersebut mendorong penguatan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan pasien, tetapi juga pada pencegahan dan perlindungan masyarakat.
Edukasi kepada kontak erat menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Masyarakat diharapkan memahami pentingnya pemeriksaan apabila memiliki riwayat kontak dengan penderita kusta, serta segera mendatangi fasilitas kesehatan jika menemukan tanda atau gejala yang mencurigakan.
Kemoprofilaksis merupakan salah satu langkah untuk mengurangi risiko penularan kusta. Pemberian obat dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan kriteria medis yang berlaku, sehingga pelaksanaannya tetap memerlukan penilaian tenaga kesehatan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Amiruddin Nur, S.T., M.M., mengapresiasi langkah UPT Puskesmas Kota dalam memperkuat pencegahan kusta hingga ke tingkat masyarakat.
Menurutnya, pencegahan yang terencana, penemuan kasus secara dini, serta edukasi berkelanjutan merupakan bagian penting dalam mendukung percepatan eliminasi kusta di Kabupaten Bantaeng.
Ia juga mendorong seluruh jajaran pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan masyarakat yang terdampak kusta memperoleh pelayanan tanpa stigma maupun diskriminasi.
Melalui kegiatan ini, UPT Puskesmas Kota berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kusta semakin meningkat. Sinergi tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pengendalian penyakit sekaligus membangun lingkungan yang lebih sehat dan bebas stigma.
Abhy









