MAKASSAR,PO – Rumah Zakat Sulawesi Selatan menyalurkan 130 porsi sarapan kepada para pejuang keluarga dalam kegiatan berbagi yang digelar di depan Kantor Rumah Zakat Sulsel, Jumat pagi (16/10/2026). Program ini tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi upaya mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan.
Sebanyak lima UMKM binaan Rumah Zakat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Melalui program ini, produk mereka mendapat kesempatan untuk dipasarkan sekaligus membantu meningkatkan penjualan dan menjaga keberlangsungan usaha.
Salah satu UMKM yang terlibat adalah usaha nasi bakar milik Ibu Stefanie, seorang pejuang kanker yang selama ini mendapat pendampingan dari Rumah Zakat.
Di tengah perjuangannya menghadapi kondisi kesehatan dan memenuhi kebutuhan keluarga, Stefanie tetap berusaha menjalankan usaha dengan menitipkan nasi bakar di sejumlah warung.
Dengan suami yang bekerja sebagai buruh harian dan tanggungan tiga orang anak, kesempatan terlibat dalam program berbagi sarapan tersebut menjadi dukungan tersendiri bagi keberlangsungan usahanya.
Stefanie mengaku bersyukur karena program itu memberikan kesempatan bagi produknya untuk lebih dikenal sekaligus membantu meningkatkan penjualan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ini. Semoga melalui program seperti ini, dagangan kami semakin laris dan usaha kami bisa terus berjalan,” ungkapnya.
Manfaat kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh para penerima. Salah satunya, Dg Basse, yang mengaku senang dapat menikmati sarapan melalui program tersebut.
“Alhamdulillah, pagi ini bisa langsung makan enak,” tuturnya.
Program Implementator Rumah Zakat Sulawesi Selatan, Ana Mardiyati, mengungkapkan kebahagiaannya karena dapat menjadi fasilitator kebaikan yang menghubungkan UMKM binaan dengan masyarakat penerima manfaat.
Menurutnya, kegiatan ini menghadirkan manfaat bagi kedua belah pihak. Para penerima memperoleh sarapan, sedangkan pelaku UMKM mendapatkan ruang untuk memasarkan produk dan meningkatkan penjualan.
Melalui program berbagi sarapan ini, Rumah Zakat Sulawesi Selatan berupaya menghadirkan kepedulian sosial yang berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan agar para pejuang keluarga tetap mendapatkan perhatian, sekaligus membuka peluang bagi UMKM binaan untuk terus bertumbuh dan mempertahankan usahanya.









