BULUKUMBA,PO — Panggung sepakbola pelajar di Sulawesi Selatan mulai memanas. Hingga Sabtu, 22 Agustus 2026, sebanyak 27 tim dari sekolah tingkat SMA, SMK, dan sederajat menyatakan siap ambil bagian dalam Liga Pelajar Indonesia (LPI) Volume 4 Wilayah V Bulukumba.
Namun, angka itu belum menjadi jumlah final. Panitia pelaksana masih membuka ruang bagi sekolah yang belum mendaftarkan timnya. Registrasi peserta tetap dibuka hingga pelaksanaan technical meeting yang dijadwalkan pada 25 Agustus 2026.
Dengan demikian, jumlah peserta masih sangat mungkin bertambah. Pintu kompetisi belum ditutup, sementara sekolah-sekolah di wilayah Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai masih memiliki kesempatan untuk mengirimkan wakil terbaik mereka ke salah satu panggung sepakbola pelajar yang menjadi perhatian di kawasan tersebut.
Sebanyak 27 tim yang telah menyatakan kesiapan berlaga menjadi sinyal kuat tentang tingginya animo sekolah. Sepakbola pelajar bukan sekadar aktivitas ekstrakurikuler, melainkan telah menjadi ruang untuk menguji kemampuan, mental bertanding, sekaligus membawa nama besar sekolah ke arena persaingan.
Kompetisi LPI Volume 4 Wilayah V Bulukumba mempertemukan sekolah tingkat SMA, SMK, dan sederajat dari tiga kabupaten, yakni Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai. Pertarungan antarsekolah diperkirakan berlangsung ketat, mengingat setiap tim datang dengan ambisi membawa pulang prestasi sekaligus mempertahankan gengsi sekolah masing-masing.
Di balik ambisi mengejar kemenangan, kompetisi ini juga membawa misi yang lebih panjang: pembinaan pemain muda.
Lapangan pertandingan menjadi ruang untuk mengasah disiplin, kerja sama, mental bertanding, tanggung jawab, serta kemampuan menghormati lawan. Karena itu, hasil akhir pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan sebuah tim.
Competition Director LPI Zona Bulukumba, Saiful Alief Subarkah, yang akrab disapa SAS, memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang telah memberikan respons positif terhadap penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Menurut SAS, tingginya respons sekolah menunjukkan bahwa semangat pembinaan sepakbola pelajar masih mendapat tempat yang kuat. Kompetisi menjadi jembatan penting untuk mempertemukan potensi-potensi muda dari berbagai sekolah dalam atmosfer pertandingan yang kompetitif sekaligus sehat.
“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh sekolah yang telah memberikan respons positif dan menyatakan kesiapan mengikuti kompetisi ini. Ini menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan kompetisi sepakbola pelajar yang sehat, kompetitif, dan berorientasi pada pembinaan,” ujar SAS dalam siaran persnya, Sabtu, 22 Agustus 2026.
SAS juga menegaskan bahwa kesempatan bagi sekolah yang belum mendaftar masih terbuka. Dengan batas registrasi hingga technical meeting pada 25 Agustus 2026, panitia masih menunggu sekolah lain yang ingin ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Jika jumlah peserta terus bertambah, persaingan LPI Volume 4 Zona Bulukumba dipastikan semakin menarik. Sebab, setiap sekolah bukan hanya membawa sebelas pemain ke lapangan, tetapi juga membawa nama, reputasi, dan kebanggaan sekolah.
27 tim sudah menyatakan siap. Tetapi pertandingan belum dimulai, dan daftar peserta belum ditutup.
Di sinilah gengsi mulai dipertaruhkan. Namun pada akhirnya, yang paling penting bukan sekadar siapa yang menang dan siapa yang tersingkir, melainkan siapa yang mampu menunjukkan kualitas permainan, karakter, dan sportivitas di lapangan.
Gengsi boleh dipertaruhkan. Kemenangan boleh diburu. Tetapi sportivitas dan pembinaan tetap menjadi harga mati.
Iswanto









