iklan Promo

71 Paskibra kecamatan Gantarang Sukses Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-81

GANTARANG,PO — Sebanyak 71 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Gantarang menuntaskan tugas kehormatan mereka: mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Upacara yang digelar di Lapangan Sepakbola H. Andi Sultan Daeng Radja, Ponre, Kecamatan Gantarang, berlangsung khidmat. Sejak pagi, lapangan dipenuhi peserta dan undangan dari berbagai unsur, sementara masyarakat turut menyaksikan jalannya upacara.

Camat Gantarang, Ahmad Yusri, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Aiptu Try Usmal, SH, dipercaya sebagai pemimpin upacara. Pembacaan teks Proklamasi dilakukan Fathinah Qauliya Mahfud, SM, doa dipimpin Syaripuddin, S.Ag., S.Pd.I, perwira upacara Aiptu Musafir, dan Ummiati Rauf, S.Pd., M.Pd, bertugas sebagai pembawa acara.

Namun, perhatian utama tertuju pada 71 anggota Paskibra yang berdiri dalam formasi. Mereka bukan sekadar pelengkap seremoni. Di pundak mereka terdapat tugas simbolik yang hanya berlangsung beberapa menit, tetapi menuntut persiapan panjang dan disiplin tanpa ruang untuk kesalahan.

Selama kurang lebih dua pekan, para anggota Paskibra menjalani latihan intensif. Baris-berbaris, kekompakan, ketahanan fisik, konsentrasi, hingga kesiapan mental diasah berulang kali.

Latihan dibimbing tim pelatih dari unsur TNI dan Polri bersama para pembina Paskibra Kecamatan Gantarang. Setiap gerakan dituntut presisi. Setiap langkah harus seragam. Sebab, di hadapan Merah Putih, kesalahan sekecil apa pun menjadi perhatian.

Ketika prosesi pengibaran dimulai, suasana lapangan berubah hening. Langkah para pengibar terdengar tegas. Formasi bergerak terukur hingga Sang Merah Putih perlahan naik ke puncak tiang.

Bendera akhirnya berkibar di bawah langit Gantarang.

Tugas 71 anggota Paskibra pun selesai tanpa hambatan berarti. Tepuk tangan dan sorak kebanggaan pecah setelah seluruh rangkaian pengibaran dituntaskan.

Di antara peserta upacara, keluarga para anggota Paskibra turut menyaksikan dari dekat. Bagi mereka, momen itu bukan sekadar tontonan pada perayaan kemerdekaan. Ada kebanggaan melihat anak-anak mereka berdiri membawa nama keluarga sekaligus menjalankan tugas negara di tingkat kecamatan.

Upacara HUT ke-81 RI di Gantarang turut dihadiri Forkopimcam Kecamatan Gantarang, Ketua TP PKK Kecamatan Gantarang, para kepala desa/lurah se-Kecamatan Gantarang, Legiun Veteran Kecamatan Gantarang, serta para kepala sekolah dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA se-Kecamatan Gantarang.

Barisan peserta upacara juga merepresentasikan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan, mulai dari TNI-Polri, ASN yang terdiri atas PNS dan PPPK, PGRI Kecamatan Gantarang, hingga para pelajar se-Kecamatan Gantarang.

Kehadiran para veteran di tengah upacara memberi lapisan makna tersendiri. Di hadapan generasi yang menikmati kemerdekaan, mereka menjadi pengingat bahwa Merah Putih yang dikibarkan hari ini lahir dari perjuangan panjang generasi sebelumnya.

Karena itu, pengibaran bendera oleh 71 anak muda Gantarang bukan berhenti pada seremoni.

Ada disiplin yang diuji. Ada tanggung jawab yang dipikul. Ada kebanggaan keluarga yang menyertai. Dan ada pesan bahwa kemerdekaan tidak cukup dirayakan dengan upacara—tetapi harus diteruskan melalui karakter, kerja keras, dan tanggung jawab generasi berikutnya.

Merah Putih telah berkibar di Gantarang. 71 anak muda telah menunaikan tugasnya. Kini, giliran generasi berikutnya memastikan makna kemerdekaan itu tidak berhenti ketika upacara usai.

Iswanto