iklan Promo

Bupati Takalar Naikkan Honor Imam Kelurahan dan Lingkungan

TAKALAR,PO – Pemerintah Kabupaten Takalar terus memperkuat kemitraan dengan para tokoh agama sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar silaturahmi bersama sekitar 200 Imam Kelurahan dan Imam Lingkungan se-Kabupaten Takalar di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (3/8/2026).

Pertemuan yang dipimpin langsung Bupati Takalar, Muhammad Firdaus Daeng Manye, itu turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Takalar serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Dalam arahannya, Daeng Manye menegaskan bahwa imam memiliki posisi penting sebagai pembimbing keagamaan sekaligus mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat hingga tingkat lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para imam yang selama ini menjadi figur panutan di tengah warga.

“Saya tidak mungkin menjalankan roda pemerintahan seorang diri. Kemajuan Takalar hanya bisa dicapai jika kita memiliki semangat yang sama, bekerja bersama, dan saling mendukung demi kepentingan masyarakat,” ujar Daeng Manye.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengumumkan peningkatan honorarium bagi Imam Kelurahan dan Imam Lingkungan. Jika sebelumnya sebesar Rp500 ribu per bulan, kini naik menjadi Rp600 ribu per bulan.

Ia menjelaskan, pembayaran honorarium akan dilakukan sekaligus untuk periode Januari hingga Juni 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian terhadap kesejahteraan para imam.

“Kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian para imam yang selama ini hadir melayani masyarakat. Semoga tambahan honorarium ini membawa manfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas,” katanya.

Daeng Manye juga mengajak seluruh imam untuk terus memperkuat semangat pengabdian, menjaga keharmonisan di tengah masyarakat, serta menjadi jembatan komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga.

Menurutnya, peran imam tidak hanya terbatas pada pelayanan keagamaan, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan mendukung terciptanya lingkungan yang aman, damai, serta kondusif.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan integritas.

“Selama masih diberi amanah, mari kita berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Semoga setiap tugas yang dijalankan menjadi amal ibadah dan meninggalkan manfaat bagi banyak orang,” tutupnya.

Editor : Amin