HAMBALANG,PO – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada seluruh unsur penyelenggara dan pengawas ibadah haji yang dinilai berhasil menghadirkan layanan yang semakin baik bagi jemaah Indonesia pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Apresiasi tersebut disampaikan Presiden saat menerima Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Ketua Pengawas Haji, serta pimpinan Komisi VIII DPR RI di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Rabu 17 Juni 2026.

Pertemuan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penyampaian laporan terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Dalam laporan yang disampaikan kepada Presiden, penyelenggaraan haji tahun ini dinilai berlangsung lebih tertata, lancar, dan memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi jemaah Indonesia di Tanah Suci.
Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji sekitar Rp6 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Efisiensi tersebut dinilai sebagai langkah positif dalam memperluas akses masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan.
Selain itu, masa tunggu keberangkatan haji juga menunjukkan perbaikan. Jika sebelumnya calon jemaah harus menunggu hingga 30 sampai 35 tahun, kini rata-rata masa tunggu berhasil ditekan menjadi sekitar 26 tahun di sejumlah daerah.
Di sektor pelayanan, pemerintah melaporkan adanya peningkatan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh jemaah, mulai dari proses imigrasi, penyediaan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga sistem identitas dan pendampingan selama berada di Arab Saudi.

Capaian lain yang turut menjadi sorotan adalah penempatan hampir 17 ribu jemaah haji reguler di kawasan strategis sekitar Masjid Nabawi, Madinah. Para jemaah tersebut mendapatkan fasilitas penginapan yang berada di zona satu, termasuk hotel-hotel dengan standar pelayanan tinggi yang memberikan kemudahan akses menuju tempat ibadah.
Kebijakan tersebut dinilai memberikan pengalaman yang lebih nyaman, terutama bagi jemaah lanjut usia dan masyarakat dari kalangan menengah ke bawah yang untuk pertama kalinya merasakan fasilitas penginapan dengan lokasi sangat dekat dari Masjid Nabawi.
Keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini juga tidak terlepas dari peran sekitar 2.000 petugas haji Indonesia yang bertugas di berbagai sektor layanan. Mereka bekerja mendampingi, membimbing, dan memastikan kebutuhan jemaah terpenuhi selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelayanan terhadap jemaah haji merupakan amanah besar yang harus terus ditingkatkan kualitasnya dari tahun ke tahun. Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Karena itu, Presiden memberikan penghargaan kepada seluruh petugas, pengawas, serta pihak terkait yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah Indonesia.
Pemerintah berharap berbagai capaian positif pada penyelenggaraan haji 2026 dapat menjadi fondasi untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi layanan, sehingga kualitas penyelenggaraan ibadah haji Indonesia semakin baik dan menjadi salah satu yang terbaik di dunia.
Sumber : Setkab RI








