MAKASSAR,PO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk penanganan dua titik tanggul jebol yang menyebabkan banjir di Kabupaten Luwu Utara. Upaya percepatan penanganan bencana tersebut diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kodam XIV/Hasanuddin.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bersama jajaran Kodam XIV/Hasanuddin Kamis 11 Juni 2026.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pengalokasian anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam merespons cepat dampak bencana yang dialami masyarakat Luwu Utara.
“Kami mengucurkan dana sebesar Rp5 miliar untuk penanganan dua lokasi tanggul yang jebol di Kabupaten Luwu Utara. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak serta mengurangi risiko banjir susulan,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama antara Pemprov Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin merupakan wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam percepatan penanganan bencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Melalui dukungan Kodam XIV/Hasanuddin, pelaksanaan penanganan di lapangan akan diperkuat hingga tingkat Komando Distrik Militer (Kodim), sehingga proses tanggap darurat dan pemulihan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif dan optimal.
“Kami yakin dengan kolaborasi seluruh pihak, proses tanggap darurat dapat terlaksana dengan baik sehingga masyarakat yang terdampak merasa lebih aman, terlindungi, dan terbantu,” tambahnya.
Pemprov Sulsel berharap sinergi yang terbangun bersama TNI dapat semakin memperkuat upaya penanggulangan bencana, mempercepat pemulihan pascabencana, serta memastikan masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali menjalankan aktivitasnya secara normal.
Kerja sama ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan TNI dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
Amin








