JENEPONTO,PO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto, Agus TS menggelar kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2026,di lingkungan Pammanjengan, Kelurahan Bontotangga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Minggu, 24 Mei 2026, Pukul 14:12 Wita.
Kegiatan reses ini bertujuan untuk menyerap secara langsung aspirasi dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.
Bertempat di rumah salah satu warga, terlihat dihadiri sekitar 90an warga terdiri dari sejumlah tokoh masyarakat, pemuda serta warga sekitarnya dan turut hadiri Pendamping Set DPRD Jeneponto.

Anggota DPRD Jeneponto, Agus TS, didampingi Tim Ahli Partai PPP, menyampaikan, kegiatan ini sangatlah penting bagi kami Anggota DPRD Jeneponto untuk mewakili konstituen sebagai bagian menjembatani rakyar dalam kebutuhannya dan permasalahannya.
“Reses bukan saja untuk menampung aspirasi, tapi takkala pentingnya merupakan bagian silaturahmi bagi kami selaku wakil rakyat ketemu langsung,”ucapnya dalam sambutannya.
Dihadapan warga yang hadir, Ia pun mengungkapkan secara jauh, bahwa saat ini Anggota DPRD tak lagi memiliki anggaran yang bisa dikenal dengan Anggaran Pokok Pikiran (Pokir) untuk masyarakat. Walapun seperti, Ia tetap mengawal setiap kebijakan untuk kepentingan warga.
“Ia, kita sudah tau ya, bahwa saat ini Anggaran Pokok Pikir atau biasa disebut Pokir itu tak ada lagi di anggaran. Namun, walapun seperti itu kami tetap mengawal kebijakan aspirasi mereka untuk tetap berada pada bagian kepentingan rakyat,” ungkap Anggota DPRD Jeneponto Dapil II (Tamalatea- Bontoramba) itu.
Pada pertemuan Reses itu berbagai isu menjadi sorotan warga dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu warga Ridwan pun menyampaikan, bahwa saat ini masyarakat petani sangat membutuhkan alat pertanian, seperti Hadtraktor dan kebutuhan air.
“Pak, saat ini kami sangat butuh alat pertanian, seperti Hadtraktor dan sarana air bagi sawah,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh salah satu Ibu RT, Ia mengaku sampai saat ini belum pernah mendapatkan bantuan Bansos maupun bantuan lainnya, sehingga ia mempertanyakan tentang Desilnya.
“Iya, saya selalu didesilku tinggi pak, padahal kami ini orang yang butuh bantuan,”ulasnya disampaikan.
Anggota DPRD Jeneponto di Komisi IV itu pun menanggapi setiap masukan warga agar tetap dirampung dan di kawal aspirasi mereka yang menjadi kebutuhan masyarakat sehingga mereka mereka ini dapat diperhatikan dan dicarikan solusi manfaatnya.
“Ia dari mereka ini kita tetap kawal, apa yang menjadi keluhan dan kebutuhannya tetap kita kordinasi dengan baik,” Jelas Agus TS Fraksi Partai Persatuan Pembangunan PPP itu.
“Kami tetap carikan solusi setia permasalahan yang menjadi skala utama bagi masyarakat. Mohon bersabar ya, kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikan,” harap Anggota DPRD Jeneponto itu yang dikenal Enerjik dan Sosial itu.
Pertemuan Reses Masa Sidang I Tahun 2026 itu ditutup dengan sesi diskusi ringan antara anggota DPRD Agus TS dengan warga. Dari mereka pun lebih banyak menyampaikan persoal di sektor pertanian dan layanan kesehatan.
Diharapkan, dengan kegiatan reses ini, hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat semakin erat, serta berbagai permasalahan yang ada dapat segera menemukan solusinya demi kemajuan di Dapil II Tamalatea-Bontoramba dan secara keseluruhan di Kabupaten yang di Kenal dengan sebutan ‘Butta Turatea’.
Firmansyah








