iklan Promo

Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Harus Kembali untuk Rakyat, ini yang Diumumkan! 

JAKARTA,PO – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan bangsa harus menjadi kekuatan utama negara untuk mewujudkan kemakmuran rakyat secara adil dan merata.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 dalam agenda Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah sebagai landasan awal penyusunan RAPBN 2027 yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Presiden menekankan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berpihak kepada kepentingan rakyat sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

“Saya ingin tegaskan hari ini, keyakinan saya bahwa apabila kita menjalankan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 dengan baik, murni, dan konsekuen, negara kita akan memiliki sumber daya yang cukup untuk menjamin Indonesia menjadi negara yang makmur, adil, dan rakyatnya menikmati kesejahteraan serta kualitas hidup yang layak,” tegas Presiden Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga mengumumkan penerbitan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan serta pengelolaan ekspor komoditas nasional.

Kebijakan itu dinilai menjadi upaya pemerintah dalam memperkuat pengendalian devisa hasil ekspor sekaligus memastikan kekayaan alam Indonesia tidak lagi mengalami kebocoran ke luar negeri.

Melalui regulasi baru tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mengelola sumber daya alam secara transparan, berdaulat, dan sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat Indonesia.

Pidato Presiden Prabowo di hadapan anggota DPR RI itu sekaligus menandai keseriusan pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi nasional yang mandiri, kuat, dan berpihak pada kepentingan rakyat di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

— TIW —

#CatatanSeskab