Jeneponto,PO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, Sulsel langsung bergerak cepat datangi lokasi bencana Angin Puting beliung untuk lakukan pendataan dan sekaligus memberikan bantuan.
Bencana Angin puting beliung porandakan enam unit rumah, Dua rusak parah dan Empat rumah rusak ringan, di Dusun Buludoang, Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat, Pada Minggu, 2 Februari 2025. sekitar pukul, 18:00 Wita
BPBD Jeneponto mencatat tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.
“Angin puting beliung terjadi sekitar pukul 18:00 WITA, Dua unit rumah mengalami rusak parah dan Empat lainya alami rusak ringan,” ujar Andi Patappoi lewat pesan whatsapp, Minggu, 2 Februari 2025.
Kata Kalaksa BPBD Jeneponto Andi Patoppoi, adapun korban terdampak kerusakan rumah akibat angin puting beliung itu yakni, Korban M. Ridwan Dg Sanre, Hasan, Sukmawati, Nasir, Budi dan Muddin.
“Ke enam korban ini alami kerugian akibat dampak dari kerusakan angin kencang, ini ditaksirkan alamin puluhan juta perkorban dampak kerusakan rumahnya,” sebutnya.
“Untuk korban rumahnya rusak parah kita ugsihkan kerumah kerabatnya sementara korban rumahnya rusak ringan kita benahi,” sambungnya.
Tak hanya lakukan Asesmen dilokasi, BPBD Jeneponto sekaligus memberikan bantuan berupa selimut, matras, perlengkapan bayi dan mandi adapun sembako.
“Iya, kita berikan tadi ada sembako dan selimut kepada enam korban, tak hanya itu
kami mengupayakan bantuan material berupa seng dan Balok Balok untuk perbaikan rumah korban rusak parah”jelasnya Eks Camat Bangkala Itu.
Karaeng Nyau’ nama sapaanya itu pun berharap, kepada semua korban agar tabah menghadapi musibah ini dan tetap semangat menjalani kehidupan sehari hari. Pemerintah siap berusaha membantu.
“Bantun ini dapat meringankan beban para korban, kita di BPBD melakukan laporan kajian atas musibah ini dan melaporkan,”tutur Andi Patoppoi Krg Nyau’.
Kontributor: Firmansyah








