MAKASSAR,PO – Program Studi Magister Kesehatan (M.Kes) Universitas Indonesia Timur (UIT) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Capaian ini sekaligus menjadikan Prodi M.Kes UIT sebagai program studi Magister Kesehatan pertama di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara yang berhasil memperoleh predikat tersebut.
Sebelum penetapan akreditasi, Prodi M.Kes UIT telah menjalani proses asesmen lapangan pada 17–19 Juni 2026. Penilaian dilakukan oleh dua asesor LAM-PTKes, yakni Prof. Dr. Drs. Sutanto Priyo Hastono, M.Kes dari Universitas Indonesia (UI) dan Prof. Dr. dr. S.A. Nugraheni, M.Kes dari Universitas Diponegoro (Undip).
Ketua Program Studi Magister Kesehatan UIT, Dr. H. Moh. Basri, SKM, M.Kes, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih Akreditasi Unggul merupakan hasil dari proses panjang yang didukung kerja sama seluruh sivitas akademika.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim asesor LAM-PTKes yang telah melaksanakan asesmen lapangan secara profesional. Masukan dan penilaian yang diberikan menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu Program Studi Magister Kesehatan UIT,” ujar Moh. Basri, Rabu (8/7/2026).
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Rektor UIT, Dr. Abdul Rahman, S.Pt., SE., MM., M.Kes, yang dinilai terus memberikan dukungan terhadap pengembangan kualitas pendidikan di lingkungan kampus, khususnya pada Program Studi Magister Kesehatan.
Selain itu, Moh. Basri mengapresiasi kontribusi Ketua Yayasan, Badan Pengawas, jajaran wakil rektor, Direktur dan Asisten Direktur Program Pascasarjana, dosen, kepala biro, kepala lembaga, tim penyusun borang, para mitra (stakeholder), alumni, serta mahasiswa yang telah berperan aktif hingga capaian Akreditasi Unggul dapat diraih.
Ia berharap predikat tersebut menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing lulusan Program Studi Magister Kesehatan Universitas Indonesia Timur di tingkat regional maupun nasional.
Beddu Lahi
Editor : Hendri









