BANTAENG – SMP Negeri 01 Bantaeng. Meski di masa Pandemi covid-19 belum berkahir, dan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah belum juga dilaksanakan, tidak mengurangi esensi belajar mengajar pada mata pelajaran prakarya. Mata Pelajaran Prakarya memang harus banyak praktik daripada teori memfokuskan agar kreativitas muncul dan membuat siswa menjadi benar-benar terampil dan dapat menerapkan ilmu pengetahuannya.
Sitti Fatimah Bagenda, S.Pd. salah satu Guru mata pelajaran Prakarya di SMPN 1 Bantaeng mengatakan bahwa semangat siswa tidak padam dan tetap berkarya meski pembelajaran berlangsung dari rumah.
“Meskipun peserta didik mengerjakan dari rumah tetapi mereka tetap bersemangat untuk berkreativitas dan berinovasi tetap tinggi demi menghasilkan sebuah karya yang bagus,” Ujar Sitti Fatimah saat ditemui awak media.
Menurutnya, bantinya setelah mereka mengerjakan tugasnya mereka saya minta untuk melaporkan dengan cara mengirimkan foto saat mengerjakan maupun melampirkan foto hasil pekerjaan via grup wa maupun via link yang saya buat,” kata Guru yang lebih akrab disapa Ibu Ima itu, Selasa 15 Juni 2021.
Dijelaskannya, materi yang di sampaikan sesuai dengan apa yang telah dia rancang pada perangkat pembelajarannya, misalnya pada pekan lalu materi yang harus dipelajari siswa kelas 7 adalah kerajinan bahan limbah lunak dan untuk kelas 9 kerajinan berbasis media campuran.
“Nah, kita memberi tugas kepada siswa tema dan kelasnya, adapun sub tema dari kedua materi tersebut ialah memanfaatkan limbah lunak disekitar untuk dijadikan produk yang bisa dimanfaatkan kembali, dan juga mengapplikasikan beberapa bahan untuk membuat produk yang berbeda dan bernilai guna,” pungkas sapaan Ibu Ima ini.
Dengan karakter pendekatan terhadap siswa yang dimilikinya mampu memberikan pembelajaran yang efektif.
“Alhamdulillah hampir semua anak mengerjakan, terbukti 90 % anak mengirimkan laporan dan foto kegiatannya. Anak-anak ternyata kreatif, ada yang membuat sebuah rumah-rumah dari stick ice cream ataupun tempat tisu dari bahan kardus bekas,” Tandasnya.
Lebih lanjut Ibu Ima mengatakan sesuai visi SMPN 1 Bantaeng yang unggul dalam prestasi, setiap siswa sebisa mungkin untuk menunjukkan minat dan bakatnya pada bidang yang dia sukai sambil mengikuti program-program keterampilan dari Guru mata pelajaran lain.
“SMPN 1 Bantaeng telah menyiapkan beberapa organisasi kesiswaan diantaranya ada osis, pramuka, pmr, pik-r. Dengan adanya program organisasi sekolah bakat yang terpendam peserta didik bisa tersalurkan
lewat organisasi yang disiapkan oleh pihak sekolah sehingga kedepannya akan memberikan nilai positif, menjadi sebuah wadah untuk memunculkan keterampilan, kreativitas serta obsesi yang penuh dengan inovasi dan akan menjadi bekal yang baik kedepannya bagi peserta didik,” imbuhnya.(Ir)
