BONE,PO – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan 2026 tidak hanya menjadi ajang pembuktian prestasi atlet, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi dan hubungan antardaerah.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bantaeng, H. Tasrif Labandu, SE, menyusul penerimaan rombongan Kontingen Kabupaten Bantaeng oleh jajaran pemerintah daerah dan KONI Kabupaten Bone di Stadion Lapatau, Kabupaten Bone, Jumat (6/11/2026).
Rombongan Bantaeng dipimpin Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Muhammad Tafsir, S.P., S.S., M.A.P., didampingi Ketua KONI Bantaeng, H. Tasrif Labandu. Kedatangan mereka disambut langsung Ketua KONI Bone, Drs. Asiswa Karim, bersama Asisten Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Bone.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Tasrif menegaskan bahwa PORPROV memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi olahraga dan perburuan medali. Menurutnya, ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut harus menjadi ruang membangun persaudaraan, mempererat komunikasi, serta memperkuat hubungan kelembagaan antarkabupaten dan kota.
“Kami datang bukan hanya untuk mendukung perjuangan atlet Bantaeng, tetapi juga mempererat silaturahmi dengan saudara-saudara kami di Kabupaten Bone. Momentum PORPROV ini harus menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan hubungan yang semakin baik antardaerah,” ujar Tasrif.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua KONI Bone beserta jajaran pemerintah daerah atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Bantaeng.
Tasrif berharap hubungan baik yang terbangun selama PORPROV tidak berhenti setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai. Sebaliknya, komunikasi dan kolaborasi antardaerah, terutama dalam pengembangan olahraga, perlu terus diperkuat.
“Kompetisi boleh berlangsung ketat di lapangan, tetapi hubungan kekeluargaan harus tetap terjaga. Bagi kami, persaudaraan dan kebersamaan merupakan bagian penting dari nilai-nilai olahraga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Tasrif menyebut kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama KONI Bantaeng merupakan wujud perhatian dan dukungan moral terhadap para atlet yang tengah berjuang mengharumkan nama daerah.
Ia berharap dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh atlet untuk tampil maksimal, menjaga disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Kami ingin para atlet merasakan bahwa perjuangan mereka mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah serta KONI. Mereka tidak berjuang sendiri. Harapan kami, seluruh atlet tetap menjaga semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan penampilan terbaik untuk Bantaeng,” ungkapnya.
Menurut Tasrif, keberhasilan pembangunan olahraga daerah tidak semata-mata diukur berdasarkan jumlah medali yang berhasil dikumpulkan. Pembentukan karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan semangat persaudaraan juga merupakan bagian penting dari tujuan penyelenggaraan olahraga.
“Prestasi tentu menjadi tujuan yang ingin kita capai. Namun, nilai sportivitas dan persaudaraan juga tidak boleh ditinggalkan. Kita ingin PORPROV ini melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Sulawesi Selatan,” pungkas Tasrif.
TIM MC KONI Bantaeng










